• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

29 October 2025 12:51  |

Harga Emas Tertekan Jelang Keputusan The Fed dan Pertemuan Trump–Xi di Korea

Harga emas dunia mengalami tekanan pada perdagangan Selasa (28/10), di tengah kombinasi faktor global yang menimbulkan ketidakpastian di pasar. Investor menunggu hasil keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) dan perkembangan dari pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Korea Selatan.

Secara fundamental, harga emas (XAU/USD) tertekan oleh menguatnya dolar AS dan meningkatnya selera risiko investor setelah muncul sinyal positif dari hubungan dagang Amerika Serikat dan Tiongkok. Pertemuan di Malaysia pekan lalu antara pejabat kedua negara menghasilkan kesepakatan awal mengenai peningkatan kerja sama teknologi dan perdagangan, yang disambut positif oleh pasar global.

Namun, di sisi lain, perhatian investor tetap tertuju pada keputusan The Fed terkait suku bunga. Pasar memperkirakan bank sentral AS akan memberikan sinyal awal pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang, meski sebagian pejabat masih menegaskan bahwa inflasi belum sepenuhnya terkendali. “Kami akan tetap bergantung pada data dan belum berada di posisi untuk memastikan arah kebijakan yang lebih longgar,” ujar Gubernur The Fed, Michelle Bowman, dalam pernyataannya yang dikutip dari Bloomberg.

Sementara itu, analis dari JPMorgan mengatakan bahwa jika The Fed bersikap lebih dovish, harga emas berpotensi menguat kembali karena ekspektasi penurunan suku bunga akan menekan imbal hasil obligasi AS. Sebaliknya, jika pernyataan The Fed tetap hawkish, maka tekanan terhadap emas kemungkinan berlanjut.

Secara teknikal, harga emas saat ini bergerak di sekitar area support penting di level US$3.950 per troy ounce. Jika level ini tembus ke bawah, tekanan jual bisa membawa harga menuju US$3.900 – US$3.800. Namun bila terjadi rebound, area resistance terdekat berada di kisaran US$4.040–4.050.

Analis dari FXStreet mencatat bahwa volatilitas tinggi masih akan membayangi pergerakan emas menjelang keputusan The Fed dan pertemuan Trump–Xi. “Kombinasi antara isu geopolitik dan kebijakan moneter menjadikan pasar emas sangat sensitif terhadap berita besar dalam beberapa hari ke depan,” tulis laporan tersebut.

Dengan sentimen pasar yang masih campuran, sebagian trader memilih menunggu konfirmasi arah dari The Fed sebelum mengambil posisi besar. Jika The Fed menegaskan rencana pemangkasan suku bunga, emas berpotensi rebound. Namun bila bank sentral menegaskan sikap ketat, tekanan bisa berlanjut hingga akhir pekan.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

Semua Langkah Kebijakan Trump Berikan Dorongan Untuk Logam K...

Donald Trump yang resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2025 lalu telah merealisasikan bebe...

7 February 2025 09:28
ANALYSIS & OPINION

Amerika Berencana Jual Cadangan Emasnya, Apa Bisa Picu Korek...

Berita mengejutkan datang dari Amerika disaat mentri perdagangan mereka Scott Bessent diberitakan mencoba untuk merevaluasi k...

21 February 2025 10:12
BIAS23.com NM23 Ai