• Wed, Jul 22, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

20 December 2024 07:03  |

Perdagangan Emas di Bawah Tekanan Setelah Perubahan Kebijakan Moneter The Fed

Harga emas berjangka mencapai puncaknya di atas $2.750 per troy ounce pada hari Rabu, 11 Desember, menandai dimulainya penurunan harga yang signifikan yang akan bertahan selama enam hari perdagangan berikutnya. Tekanan jual dalam harga emas berlanjut setelah pengumuman Federal Reserve kemarin.

Federal Reserve menerapkan pemangkasan suku bunga 25 basis poin yang diantisipasi, namun kejutan sebenarnya muncul dalam Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) terbaru. Dokumen ini, yang mencakup "dot plot" yang diperbarui, mengungkapkan proyeksi suku bunga yang direvisi mulai dari tahun 2024 hingga 2027. Dot plot, yang dirilis setiap triwulan selama pertemuan FOMC alternatif, memberikan perkiraan anonim dari 19 anggota komite Federal Reserve mengenai proyeksi suku bunga dana Fed mereka di masa mendatang.

Dot plot kemarin menunjukkan perubahan substansial dibandingkan dengan proyeksi bulan September. Yang paling menonjol, hal itu menunjukkan niat Federal Reserve untuk mengurangi jumlah pemangkasan suku bunga tahun depan dari empat menjadi hanya satu pemangkasan seperempat persen. Sikap ini terbukti jauh lebih agresif daripada ekspektasi pasar, meskipun Ketua Powell telah mengisyaratkan perubahan kebijakan ini dalam beberapa pidato sebelum periode penutupan pra-pertemuan. Pengumuman tersebut memicu dampak yang meluas di seluruh pasar keuangan AS. Ketika ekuitas anjlok, harga emas mengalami penurunan dramatis yang melampaui $60 per ons. Kontrak emas Februari yang paling aktif, yang dibuka kemarin pada $2.663,30, ditutup pada $2.599 setelah penurunan $63,90 per troy ons. Perdagangan hari ini menunjukkan pemulihan yang moderat, dengan emas dibuka pada $2.600,60 dan ditutup pada $2.610, yang mewakili keuntungan bersih sebesar $10,40 atau 0,40%. Dalam perkembangan terkait, Presiden terpilih Donald Trump mengumumkan terobosan mengenai pendanaan pemerintah dan negosiasi plafon utang, hanya satu hari sebelum potensi penutupan pemerintah. RUU yang diusulkan akan memperpanjang pendanaan pemerintah selama tiga bulan dan mengesahkan pinjaman tambahan hingga 30 Januari 2027. Trump juga menganjurkan Kongres untuk mempertimbangkan penghapusan atau pencabutan plafon utang sepenuhnya.

Namun, pengesahan RUU tersebut masih belum pasti, dan memerlukan dukungan bipartisan dari Demokrat dan Republik di Kongres. Pemungutan suara dapat dilakukan paling cepat malam ini. Aspek yang sangat kontroversial dari proposal tersebut melibatkan ketentuan Trump untuk menangguhkan batas utang negara mulai 1 Januari tahun depan hingga 30 Januari 2027 – sebuah tindakan yang secara luas dianggap sulit untuk dilaksanakan.(mrv)

Sumber : Kitco

Related News

ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

Tiongkok Janjikan Langkah-Langkah Stimulus Fiskal yang ‘Le...

Para pemimpin Tiongkok pada hari Senin (9/12) menjanjikan langkah-langkah fiskal yang “lebih proaktif” dan kebijakan mone...

9 December 2024 18:21
ANALYSIS & OPINION

Goolsbee dari The Fed Mengatakan Pasar Tenaga Kerja AS Masih...

Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee mengatakan pasar tenaga kerja tampak stabil meskipun ada serangkaian...

7 December 2024 01:17
ANALYSIS & OPINION

Kugler dari The Fed Mengatakan Inflasi Masih di Jalur Berkel...

Gubernur Federal Reserve Adriana Kugler menyatakan optimisme tentang lintasan inflasi dan kondisi ekonomi yang lebih luas, sa...

4 December 2024 01:13
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai