• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 February 2026 11:03  |

Minyak Terkoreksi di Sesi Asia: “War Premium” Menguap, Dolar Menguat

Harga minyak mentah melemah tajam pada perdagangan Senin, 2 Februari 2026 di sesi Asia, setelah reli sebelumnya tertekan oleh aksi ambil untung dan meredanya kekhawatiran gangguan suplai. Brent turun sekitar $2,81 ke $66,51/barel, sementara WTI melemah $2,70 ke $62,51/barel (sekitar -4%).

Tekanan jual muncul setelah Donald Trump menyatakan Iran “serius” berbicara dengan United States—membuat pasar menilai peluang de-eskalasi meningkat. Reuters juga menyebut sinyal tambahan, termasuk keputusan Iran untuk tidak menggelar latihan angkatan laut di Strait of Hormuz, ikut memangkas premi risiko yang sebelumnya melekat di harga minyak. Di saat yang sama, penguatan dolar dan profit-taking mempercepat koreksi.

Dari sisi pasokan, OPEC+ memutuskan menjaga output tetap (menahan rencana kenaikan produksi) untuk Maret 2026. Namun, keputusan ini belum cukup menahan sell-off hari ini karena fokus pasar sedang bergeser dari “risiko konflik” ke “normalisasi risk premium”, sementara sejumlah analis juga menilai permintaan kuartal II berpotensi lebih lemah.

Sentimen risk-off global ikut menambah tekanan. Di awal pekan, bursa Asia melemah di tengah volatilitas komoditas (logam bergejolak) dan pasar kembali sensitif terhadap headline makro—membuat minyak ikut terseret turun sekitar 3% pada pembukaan.

Ke depan, pasar minyak akan tetap “headline-driven”: perkembangan pembicaraan AS–Iran, pergerakan dolar, serta sinyal lanjutan dari OPEC+ soal kebijakan setelah Maret berpotensi jadi pemicu volatilitas berikutnya.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

$5.000 Ditembus! Investor Kabur dari Dolar & Obligasi

Harga emas menembus $5.000 per ons dan mencetak rekor baru di awal pekan, saat investor berbondong-bondong mencari aset aman ...

26 January 2026 11:35
ANALYSIS & OPINION

Prospek 2026: 4 Aset, 1 Pertanyaan Besar—Risk On atau Risk...

Arah pasar keuangan global pada 2026 diperkirakan ditentukan oleh kombinasi pertumbuhan ekonomi yang melambat, tren penurunan...

28 December 2025 12:20
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
BIAS23.com NM23 Ai