
Trending

audusd
Sumber: Newsmaker.id
Pasangan AUD/USD bergerak menguat pada perdagangan awal Asia, Kamis (17/9), dan diperdagangkan di sekitar level 0,7090. Penguatan dolar Australia terjadi ketika pelaku pasar masih memahami keputusan Federal Reserve menaikkan suku bunga serta komentar Presiden AS Donald Trump yang kembali mendesak bank sentral untuk menurunkan biaya pinjaman secara agresif.
Federal Reserve pada Rabu (16/9) secara bulat menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%–4,00%, menjadi kenaikan pertama sejak tahun 2023. The Fed menilai inflasi masih berada pada level tinggi dan kebijakan tersebut diperlukan untuk membantu mengembalikan inflasi menuju target 2%. Ketua The Fed Kevin Warsh juga mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga tambahan masih terbuka jika tekanan harga tetap bertahan.
Sinyal hawkish dari The Fed membuat pasar mulai memperkirakan peluang pengetatan lanjutan dalam beberapa bulan mendatang. Namun, arah dolar AS juga dibayangi tekanan politik setelah Trump kembali meminta suku bunga diturunkan hingga 1% atau lebih rendah. Meski mengkritik keputusan The Fed, Trump mengatakan masih memiliki kepercayaan terhadap Warsh.
Dari Australia, Reserve Bank of Australia mempertahankan tingkat suku bunga di level 4,35% setelah sebelumnya melakukan tiga kali kenaikan suku bunga sepanjang tahun ini. RBA masih menilai inflasi berada pada level terlalu tinggi dan risiko tekanan harga belum sepenuhnya mereda. Kondisi tersebut mempertahankan ekspektasi bahwa bank sentral Australia masih memiliki ruang untuk kembali mengetatkan kebijakan jika diperlukan.
Perbedaan ekspektasi kebijakan antara kedua bank sentral kini menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi AUD/USD. The Fed telah memulai kembali siklus kenaikan bunga, sementara pasar juga mempertimbangkan kemungkinan langkah lanjutan dari RBA. Investor selanjutnya akan mencermati data Initial Jobless Claims AS untuk mengetahui petunjuk tambahan mengenai kondisi pasar tenaga kerja dan arah kebijakan moneter AS.
Secara teknikal, AUD/USD masih menghadapi area penting di sekitar 0,7100. Strategi UOB menilai pelemahan lanjutan menuju 0,7050 akan semakin terbuka apabila pasangan mata uang tersebut mampu ditutup di bawah 0,7100. Sebaliknya, selama AUD/USD mampu mempertahankan area tersebut, peluang pemulihan masih tersedia, dengan zona 0,7175 menjadi resistance penting yang perlu ditembus untuk memperkuat momentum kenaikan. (asd)