
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Ekspektasi inflasi konsumen Amerika Serikat kembali meningkat berdasarkan data awal University of Michigan (UoM) untuk Oktober. Prelim UoM Inflation Expectations tercatat sebesar 4,7%, naik dari 4,6% pada periode sebelumnya. Kenaikan tersebut menunjukkan konsumen AS memperkirakan tekanan harga akan sedikit lebih tinggi ke depan, sehingga menjadi perhatian pasar di tengah fokus investor terhadap arah kebijakan Federal Reserve.
Kenaikan ekspektasi inflasi terjadi bersamaan dengan melemahnya tingkat kepercayaan konsumen. Sebelumnya, Prelim UoM Consumer Sentiment tercatat di level 46,3, turun dari 48,1 dan berada di bawah ekspektasi 47,5. Kombinasi tersebut menunjukkan kondisi yang cukup kompleks, ketika konsumen semakin pesimistis terhadap perekonomian, tetapi masih memperkirakan inflasi akan meningkat.
Bagi The Fed, kondisi tersebut dapat menjadi pertimbangan penting dalam menentukan arah kebijakan moneter. Ekspektasi inflasi yang meningkat berisiko membuat tekanan harga bertahan lebih lama dan dapat memperkuat alasan untuk mempertahankan kebijakan suku bunga yang ketat. Di sisi lain, pelemahan sentimen konsumen dapat menjadi sinyal bahwa momentum ekonomi mulai kehilangan tenaga. Karena itu, pasar akan mencermati apakah kenaikan ekspektasi inflasi hanya bersifat sementara atau menjadi tren yang lebih persisten.(CP)