Saham Jepang Turun Terkait Sikap Hati-hati Meski Ada Kemajuan Pembicaraan Dagang
Saham Jepang dibuka lebih rendah pada Kamis (15/5) karena investor tetap waspada setelah seminggu reli yang didukung oleh kemajuan pembicaraan dagang dan kekuatan ekonomi.
Indeks Nikkei 225 turun 295,77 poin hingga dibuka pada 37.832,36.
Dalam sebuah langkah yang menunjukkan hubungan perdagangan yang membaik, Tiongkok pada hari Rabu mencabut pembatasan ekspor unsur tanah jarang dan barang serta teknologi lain yang berlaku untuk militer.
Hal ini menyusul pengumuman dari Kementerian Perdagangan Tiongkok bahwa Beijing dan Washington telah sepakat untuk pengurangan tarif sementara selama 90 hari atas barang masing-masing.
Di dalam negeri, perusahaan-perusahaan Jepang bersiap menghadapi tarif yang akan dikenakan pada pendapatan mereka. Sony memperkirakan tarif akan dikenakan sebesar $700 juta untuk tahun fiskal 2025.
Sementara itu, Subaru, yang menghadapi potensi tarif sebesar $2,5 miliar, berencana untuk memperluas produksi di AS guna mengurangi dampak tarif yang dikenakan oleh Presiden AS Donald Trump, menurut Bloomberg News pada hari Rabu. Sebelumnya pada minggu ini, produsen mobil Jepang melaporkan menghadapi dampak tarif kolektif sebesar $19 miliar dari tarif AS, menurut berita tersebut.(yds)
Sumber: MT newswires