Nikkei Naik 0,62%, Saham Properti dan Bank Jadi Penopang
Bursa saham Jepang ditutup menguat pada perdagangan Jumat (14/08), dengan indeks Nikkei 225 naik sekitar 0,62%. Kenaikan terutama didorong saham sektor properti, perbankan, dan tekstil, sementara jumlah saham yang menguat jauh lebih banyak dibandingkan yang melemah.
Nexon menjadi saham dengan performa terbaik setelah melonjak 19,85% ke 3.022 yen. Shift Inc menguat 7,57%, sementara Nintendo naik 6,91% ke 8.900 yen, memberikan tambahan dukungan terhadap indeks utama Jepang.
Sebaliknya, sejumlah saham mengalami tekanan cukup besar. Trend Micro anjlok 14,6%, Lasertec turun 4,12%, dan Isetan Mitsukoshi melemah 3,98%. Secara keseluruhan, 2.440 saham di Bursa Tokyo menguat, dibandingkan 1.099 saham yang turun.
Volatilitas pasar sedikit mereda, dengan Nikkei Volatility Index turun 1,28% ke 31,65. Kondisi tersebut menunjukkan sentimen investor mulai membaik meski pasar masih mencermati perkembangan suku bunga Jepang dan pergerakan yen.
Di pasar valuta asing, yen menguat tipis dengan USD/JPY turun ke sekitar 159,25. Sementara itu, harga minyak kembali naik, dengan WTI berada di sekitar US$82,23 per barel dan Brent mendekati US$87,98. Kontrak berjangka emas justru melemah ke sekitar US$4.390,84 per troy ons.
Analisis Newsmaker: Penguatan Nikkei menunjukkan minat beli terhadap saham Jepang masih bertahan menjelang akhir pekan. Namun, yen yang kembali menguat dan meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga Bank of Japan dapat menjadi faktor pembatas berikutnya. Selama sektor perbankan dan saham berkapitalisasi besar tetap kuat, Nikkei masih memiliki peluang mempertahankan momentum positif.(asd)
Source: Newsmaker.id