SoftBank Rontok, Bursa Jepang Goyang karena Perang AI
Bursa saham Jepang berbalik melemah setelah sempat naik sekitar 0,7% di awal sesi. Indeks Topix turun 0,3% ke level 3.287,68 pada pukul 14.54 waktu Tokyo, sementara Nikkei bergerak datar di kisaran 48.618,02. Kenaikan sebelumnya yang ditopang harapan pemangkasan suku bunga The Fed dan rebound saham teknologi AS tidak mampu dipertahankan.
Tekanan terbesar datang dari SoftBank Group yang anjlok nyaris 10%. Investor khawatir persaingan di sektor AI makin sengit setelah Google meluncurkan model AI yang lebih kuat dan muncul kabar Alphabet akan menawarkan chip AI ke Meta. Sentimen ini memicu aksi jual di saham-saham momentum lain, termasuk beberapa emiten pertahanan dan saham bertema AI seperti Mitsui Kinzoku.
Di sisi lain, analis menilai pasar kini mulai mempertanyakan valuasi tinggi saham-saham chip yang selama ini memimpin reli. Jika raksasa seperti Nvidia mulai mendapat pesaing baru, investor harus menghitung ulang dampaknya bagi perusahaan lain dalam ekosistem chip dan AI.
Saham konsumsi seperti Sanrio dan Asics juga ikut tertekan di tengah memanasnya ketegangan diplomatik Jepang–China. Bagi investor asing yang sudah banyak masuk ke pasar Jepang sejak April, kondisi ini bisa membuat Jepang dipandang sebagai pasar dengan risiko khusus negara (idiosyncratic risk) dan berpotensi menekan sentimen lebih jauh.(asd)
Sumber: Bloomberg.com