Hang Seng Turun ke Level Terendah Sejak Juli
Indeks Hang Seng di Hong Kong kembali melemah pada Rabu (10/3) (10/6/2026), turun 208 poin atau 0,9% ke level 24.350. Ini menandai penurunan enam hari berturut-turut dan membawa indeks ke posisi terendah sejak Juli 2025. Investor menunjukkan sentimen yang rapuh di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Tekanan pasar muncul setelah laporan bahwa pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan baru ke Iran menyusul jatuhnya helikopter milik AS. Kekhawatiran terhadap instabilitas regional kembali meningkat, sementara gencatan senjata yang sebelumnya rapuh menghadapi risiko terganggu. Lonjakan harga minyak juga menambah tekanan bagi pasar keuangan.
Selain itu, investor terus memantau data inflasi terbaru China, yang menunjukkan pertumbuhan harga konsumen tahunan stabil di 1,2% pada Mei, sama seperti bulan sebelumnya. Data ini memperkuat ekspektasi bahwa pembuat kebijakan China kemungkinan akan terus mengambil langkah-langkah untuk mendukung pemulihan ekonomi.
Saham teknologi menjadi pemberat terbesar, dengan Lenovo turun 5,2%, Xiaomi turun 1,8%, HKEX turun 0,7%, SMIC turun 0,9%, dan Knowledge Atlas Technology turun 3,4%. Pelemahan saham-saham ini menegaskan ketidakpastian di pasar dan meningkatkan kehati-hatian investor terhadap aset berisiko.(asd)
Sumber: Newsmaker.id