• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

21 April 2025 20:54  |

Dow Anjlok 400 Poin Seiring Investor Menunggu Kemajuan Kesepakatan Dagang Trump

Saham AS kembali turun pada hari Senin (21/4) setelah minggu perdagangan negatif lainnya bagi Wall Street, karena investor menerima sedikit tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan perdagangan global.

Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 440 poin lebih rendah, atau 1,2%. S&P 500 turun 1,4%, dan Nasdaq Composite turun 1,8%.

Saham Tesla turun 5%, sementara Nvidia turun 4%. AMD, Meta Platforms, dan Amazon semuanya turun sekitar 2%.

Tidak ada berita tentang kemajuan pada kesepakatan dagang apa pun selama akhir pekan, yang merusak kepercayaan investor. Sebaliknya, ketegangan tampaknya meningkat dengan Tiongkok dengan negara itu memperingatkan negara lain untuk tidak membuat kesepakatan apa pun dengan AS yang akan merugikan Tiongkok.

Pergerakan itu terjadi setelah masing-masing dari tiga indeks utama mencatat penurunan mingguan ketiga dalam empat minggu perdagangan terakhir. S&P 500 turun 1,5% minggu lalu, sementara Dow dan Nasdaq masing-masing turun lebih dari 2%. Meningkatnya kekhawatiran seputar tarif Presiden Donald Trump telah membebani Wall Street baru-baru ini. Rata-rata utama turun sekitar 7% sejak 2 April, ketika Trump mengumumkan serangkaian pungutan atas impor dari negara lain.

Selama akhir pekan, Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee mengatakan dalam sebuah wawancara CBS bahwa tarif dapat menyebabkan aktivitas ekonomi AS "turun" pada musim panas. Itu mengikuti Ketua Fed Jerome Powell yang menyatakan kekhawatiran pada hari Rabu bahwa pungutan presiden dapat menimbulkan kesulitan bagi bank sentral dalam mengendalikan inflasi dan memacu pertumbuhan ekonomi.

Pertanyaan seputar independensi Fed juga telah merugikan saham. Trump pada hari Kamis meminta Fed untuk memangkas suku bunga, bahkan mengisyaratkan "pemutusan hubungan kerja" Powell. Pada hari Jumat, penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan bahwa presiden dan timnya sedang mempelajari apakah memecat Powell merupakan suatu pilihan. (Arl)

Sumber: CNBC

Related News

MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
MARKET UPDATE

Bursa Saham Asia Berfluktuasi karena Petunjuk tentang Kering...

Bursa saham tetap bergejolak di Asia setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengisyaratkan pemerintahan Trump akan men...

5 March 2025 07:32
MARKET UPDATE

Saham Asia dalam Kisaran yang Sempit, Yen Melewati Level Kun...

Saham Asia diperdagangkan dalam kisaran sempit setelah saham AS jatuh dari rekor tertinggi karena perkiraan mengecewakan dari...

21 February 2025 07:43
BIAS23.com NM23 Ai