Wall Street Bangkit, Turunnya Harga Energi Angkat Pasar
Bursa saham Amerika Serikat menguat pada perdagangan Senin (27/7) dan menghapus penurunan pekan sebelumnya. Indeks S&P 500 naik 0,8%, sedangkan Dow Jones dan Nasdaq 100 masing-masing menguat lebih dari 1%.
Kenaikan pasar didorong oleh penurunan harga energi setelah Amerika Serikat menghentikan sementara serangan terhadap Iran selama akhir pekan. Harapan pemulihan ekspor energi dari Timur Tengah ikut memperbaiki sentimen investor.
Turunnya harga bahan bakar juga menekan imbal hasil obligasi AS dan membantu melonggarkan kondisi keuangan. Pasar kini hampir tidak memperkirakan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pekan ini.
Ekspektasi kenaikan suku bunga bergeser ke September. Meredanya tekanan energi dinilai dapat membantu menahan risiko inflasi yang sebelumnya membebani pasar saham.
Saham Amazon, Meta, Microsoft, dan Apple menguat hingga 2% menjelang laporan keuangan mereka dalam beberapa hari mendatang. Investor menantikan prospek kinerja dan belanja kecerdasan buatan dari perusahaan teknologi besar tersebut.
Sebaliknya, Nvidia turun 0,5% setelah muncul kekhawatiran terhadap besarnya kesepakatan dan pembiayaan di sektor AI. Selama harga energi tetap rendah dan laporan keuangan teknologi tidak mengecewakan, Wall Street berpeluang melanjutkan pemulihannya.(yds)
Sumber: Newsmaker.id