S&P 500 Tembus 7.600, Reli AI Makin Terkonsentrasi
Saham AS ditutup menguat tipis pada Selasa (2/6), dengan S&P 500 mencetak rekor penutupan baru setelah sempat menyentuh level tertinggi intraday. Indeks acuan itu naik 0,13% ke 7.609,78, menandai penutupan pertamanya di atas 7.600. Dow Jones menguat 229 poin (0,45%) ke 51.307,79 dan juga sempat mencetak rekor intraday, sementara Nasdaq naik tipis 0,03% ke 27.093,90.
Pergerakan pasar tetap dipengaruhi dua tema: perkembangan terbaru AS–Iran dan dominasi saham-saham teknologi besar. Namun di sesi ini, narasi AI kembali menjadi penggerak utama, dengan rotasi internal yang tajam di dalam sektor teknologi.
Alphabet menjadi pemberat S&P 500 setelah sahamnya turun hampir 4% usai perusahaan mengumumkan rencana penghimpunan dana US$80 miliar lewat penjualan saham untuk membiayai ekspansi AI, termasuk investasi US$10 miliar dari Berkshire Hathaway. Tekanan Alphabet menunjukkan pasar mulai sensitif terhadap kebutuhan pendanaan besar, meski tema AI tetap menjadi cerita utama.
Penopang indeks datang dari saham semikonduktor. Marvell melonjak 32% setelah CEO Nvidia Jensen Huang menyebut perusahaan itu berpotensi menjadi “triliun dolar berikutnya”. Dorongan ini ikut mengerek Philadelphia Semiconductor Index hampir 6%, menjaga sentimen sektor chip tetap kuat.
Di saham lain, Hewlett Packard Enterprise melesat lebih dari 19% setelah merilis outlook kuartal berjalan yang kuat dan menaikkan proyeksi setahun penuh, serta membukukan kejutan laba kuartal kedua terbesar sejak 2018. Meski reli pasar masih ditopang sekelompok saham teknologi, muncul peringatan soal risiko konsentrasi ketika kinerja indeks makin bergantung pada beberapa nama besar. (Arl)*
Sumber : Newsmaker.id