Bursa Eropa Tergelincir Jelang ECB-BOE
Saham Eropa dibuka turun tajam pada Kamis (30/04) seiring investor mencerna perkembangan terbaru perang Iran dan lonjakan harga minyak. Indeks Stoxx 600 turun 0,5% tak lama setelah pembukaan di London, dengan tekanan meluas di sebagian besar bursa utama kawasan.
Pelemahan terlihat pada indeks acuan: DAX Jerman turun 0,7%, CAC 40 Prancis turun 1%, dan FTSE MIB Italia turun hampir 1,2%, sementara FTSE 100 Inggris bergerak relatif datar. Hampir seluruh sektor berada di zona merah, dipimpin otomotif yang anjlok 2,6%, diikuti bank yang turun 1,4% dan jasa keuangan melemah 1,1%. Sektor minyak dan gas menjadi pengecualian dengan kenaikan 0,8%, sementara telekomunikasi menguat tipis.
Harga Brent menembus level tinggi masa perang di atas US$126 per barel setelah laporan bahwa militer AS akan memberi pengarahan kepada Presiden Donald Trump mengenai opsi tindakan terhadap Iran, memicu kekhawatiran eskalasi konflik serta berlanjutnya blokade pelabuhan Iran. Axios melaporkan Komando Pusat AS akan mempresentasikan rencana aksi militer kepada Trump. Kontrak berjangka Brent Juni naik 6,84% ke US$126,10 per barel, sementara WTI menguat 3,14% ke US$110,24.
Fokus pasar beralih ke keputusan kebijakan moneter European Central Bank dan Bank of England yang dijadwalkan rilis pada Kamis, dengan suku bunga diperkirakan tetap namun panduan ke depan akan dicermati di tengah risiko perang dan tekanan energi. Investor juga menunggu rilis awal PDB zona euro kuartal I serta inflasi April, di saat musim laporan keuangan berlanjut dengan sederet emiten besar Eropa seperti Schneider Electric, Unilever, BNP Paribas, Glencore, ING, Volkswagen, Standard Chartered, BASF, Stellantis, hingga Air France-KLM. (asd)
Sumber: Newsmaker.id