Nasdaq Berbalik Arah: Buy From the Dip di Tengah Konflik Iran
Nasdaq sempat mencetak comeback besar pada Senin (2/3). Setelah dibuka melemah tajam, indeks saham teknologi itu sempat berbalik hingga mendekati zona positif, saat investor mulai “buy the dip” sambil memantau eskalasi konflik setelah serangan AS dan Israel ke Iran pada akhir pekan.
Pada pembaruan terakhir, Nasdaq turun tipis sekitar 0,1%, sementara Dow Jones melemah 0,3% dan S&P 500 turun 0,2%. Meski begitu, ketiga indeks berhasil bangkit dari posisi terendah hariannya, menandakan tekanan jual mulai mereda.
Pemulihan terjadi setelah saham-saham teknologi besar menguat dan memangkas penurunan, dipimpin oleh raksasa seperti Nvidia dan Microsoft. Sebelumnya, Nasdaq sempat turun hingga 1,6%, sedangkan S&P 500 dan Dow sama-sama sempat merosot sekitar 1,2% di titik terendah sesi.
Di sisi aset aman, kontrak berjangka emas melonjak sekitar 1% karena investor meningkatkan proteksi portofolio. Sementara itu, indeks volatilitas VIX—sering disebut “fear gauge” Wall Street—melonjak ke level tertinggi sepanjang 2026, mengindikasikan permintaan lindung nilai (hedging) meningkat.
Pasar masih dibayangi ketidakpastian geopolitik setelah serangan gabungan AS–Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Pejabat Iran berjanji akan melakukan balasan, memicu kekhawatiran konflik bisa meluas di kawasan, seiring laporan ledakan yang terdengar di beberapa lokasi seperti Dubai dan Abu Dhabi.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id