Saham Eropa Kehilangan Momentum, Terseret Sektor Teknologi
Saham-saham Eropa kehilangan momentum di paruh kedua perdagangan dan ditutup bervariasi pada Kamis (26/2), setelah reli pertengahan sesi memudar. Sejumlah laporan kinerja yang solid membantu menahan pelemahan, namun tekanan pada sektor teknologi kembali muncul usai pasar mencerna laporan pendapatan Nvidia.
Indeks EURO STOXX 50 ditutup turun 0,2% ke 6.162, sementara STOXX 600 pan-Eropa bertahan di sekitar 633, menjaga posisi dekat rekor tertinggi yang tercapai pada sesi sebelumnya. Kondisi ini menegaskan pasar masih kuat, tetapi investor mulai lebih selektif di tengah musim laporan keuangan yang padat.
Di sisi korporasi, Argenx jatuh lebih dari 8% meski melampaui estimasi laba kuartal IV, menunjukkan pasar tetap keras menghukum saham yang dinilai sudah “mahal” atau ekspektasinya terlalu tinggi. Deutsche Telekom turun sekitar 2% walau pendapatan melampaui perkiraan dan perusahaan mengumumkan program buyback baru. Di sektor teknologi, ASML terkoreksi 4,5%, sejalan dengan sentimen yang melemah setelah pasar menilai laporan Nvidia belum cukup meredakan kekhawatiran bahwa belanja modal terkait AI berpotensi melambat.
Sebaliknya, beberapa saham defensif dan sektor energi memberi penopang. Engie melonjak sekitar 7% setelah rencana akuisisi UK Power Networks, sementara ENI naik 2,5% berkat kinerja pendapatan yang kuat. Schneider Electric menguat 3% setelah merilis hasil keuangan, dan saham asuransi juga ikut menopang, dengan Allianz naik 1% serta AXA menguat 1,6% di tengah rangkaian rilis laporan emiten besar. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id