Wall Street Naik, Semua Mata ke Nvidia
Bursa saham Amerika Serikat menguat pada Rabu (25/2) menjelang rilis laporan keuangan Nvidia, yang dinilai akan memberi petunjuk baru soal seberapa kuat dan berkelanjutan permintaan terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI). Kontrak berjangka yang melacak S&P 500, Dow Jones, dan Nasdaq 100 bergerak naik sekitar 0,5%, mencerminkan sentimen pasar yang mulai membaik jelang katalis utama sektor teknologi.
Saham Nvidia naik sekitar 1%, mengikuti penguatan saham-saham chip lainnya karena perusahaan ini dipandang sebagai “barometer” belanja infrastruktur AI oleh kelompok raksasa teknologi Mag 7. Pasar menilai pertumbuhan kinerja Nvidia masih berpeluang meningkat, sehingga laporan kali ini berpotensi menjadi acuan untuk membaca kekuatan pesanan dan belanja modal (capex) di ekosistem pusat data AI.
Di sisi lain, AMD ikut menguat sekitar 1%, melanjutkan reli setelah melonjak 9% pada Selasa. Penguatan AMD dipicu kabar kesepakatan multi-tahun dengan Meta, yang akan menggelar hingga 6 gigawatt GPU AMD di pusat data berfokus AI. Perkembangan ini memperkuat keyakinan bahwa belanja AI masih berlangsung agresif, tidak hanya terkonsentrasi pada satu pemain.
Sementara itu, saham-saham software mempertahankan rebound karena investor mulai menilai ulang kekhawatiran sebelumnya terkait “AI disruption” terhadap model bisnis layanan software tradisional.
Di ranah kebijakan, nada Presiden Donald Trump dalam pidato State of the Union tidak memberi sinyal bahwa kenaikan tarif menyeluruh ke semua negara akan segera diprioritaskan, setelah Mahkamah Agung AS membatalkan penggunaan kewenangan IEEPA—membuat fokus pasar sementara kembali ke laporan Nvidia sebagai penentu arah sentimen berikutnya.(yds)
Sumber: Newsmaker.id