Bursa Asia Menguat, Rebound Teknologi AS Redakan Kekhawatiran AI
Bursa saham Asia dibuka menguat pada hari Rabu, mengikuti reli saham teknologi di Wall Street yang membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan AI. Kenaikan terlihat di Jepang, Korea Selatan, dan Australia, mendorong indeks MSCI Asia Pasifik melanjutkan penguatannya pada hari ketiga berturut-turut.
Sentimen membaik setelah saham-saham software yang sebelumnya ditekankan berbalik naik, mengangkat Nasdaq 100 sekitar 1,1% dan ikut mendorong S&P 500. Optimisme juga didukung kabar kerja sama AMD dengan Meta Platforms, sementara pasar bersiap menantikan laporan kinerja Nvidia yang dinilai sebagai ujian penting bagi keinginan belanja AI global.
Di pasar valuta, indeks dolar AS bergerak stabil menjelang pidato kenegaraan Presiden Donald Trump. Sementara itu, emas memangkas sebagian kerugian sesi sebelumnya, sedangkan Bitcoin bergerak menuju kinerja bulanan terburuk sejak pasar kripto besar pada Juni 2022 menandakan selera risiko di aset digital masih rapuh.
Rebound pada sektor teknologi terjadi setelah komentar Anthropic yang tekanan rencana membangun kemitraan, sehingga mengurangi kekhawatiran bahwa teknologi chatbot mereka akan menggantikan bisnis yang sudah ada. Fokus pasar kini mengarah ke laporan Nvidia, karena hasil yang diharapkan akan menentukan apakah kekhawatiran “AI menakut-nakuti perdagangan” mereda atau justru kembali membesar. Di Asia, yen cenderung stabil setelah sempat melemah, seiring laporan media lokal mengenai kekhawatiran pemerintah Jepang terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut. (asd)
Sumber : Newsmaker.id