Wall Street Menguat Tipis, Earnings Jadi Penentu Sentimen
Wall Street bergerak positif tapi hati-hati pada Kamis (12/2), sehari setelah laporan tenaga kerja AS yang solid bikin pasar campur-aduk: di satu sisi ekonomi terlihat tahan banting, tapi di sisi lain peluang pemangkasan suku bunga jadi makin “nggak pasti”.
Untuk pembukaan sesi, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 186 poin, atau 0,3%. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite juga naik masing-masing 0,3%. menandakan reli yang terbatas, bukan euforia.
Sentimen pasar ketahan karena data “panas-dingin”: klaim pengangguran mingguan tercatat 227.000, sedikit di atas ekspektasi, tapi masih menggambarkan pasar tenaga kerja yang relatif solid. Itu bikin investor cenderung memilih posisi aman sambil nunggu katalis berikutnya.
Dari sisi korporasi, arah pasar juga kebawa laporan kinerja emiten besar. Cisco jadi pemberat karena sahamnya tertekan (sekitar -7% sampai -8% di pra-pasar) setelah investor menganggap guidance/ekspektasi ke depan belum cukup “wah” untuk standar sektor teknologi saat ini.
Sementara itu, fokus besar tetap mengarah ke CPI AS (Jumat): kalau inflasi inti masih bandel, pasar bisa kembali memangkas harapan “cut rate cepat”, dan itu biasanya bikin saham gampang goyah meski data kerja bagus. Jadi gambarnya sekarang: indeks naik tipis, earnings jadi filter, dan CPI jadi “penentu mood” berikutnya. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id