Wall Street Menguat Lagi, Rekor Dow Berlanjut
Wall Street lanjut menguat pada Selasa (10/2), dengan Dow Jones kembali mencetak rekor baru—meski “bahan bakar”-nya bukan euforia data, melainkan kombinasi rotasi sektor + ekspektasi The Fed. Dow naik sekitar 239 poin (+0,5%), sementara S&P 500 dan Nasdaq bergerak naik tipis di kisaran +0,1%.
Pasar sempat dibuat mikir setelah data penjualan ritel AS menunjukkan belanja konsumen mandek di Desember (0,0% m/m), jauh dari ekspektasi +0,4%. Angka November juga sebelumnya sempat terlihat kuat. Intinya: konsumen belum “jatuh”, tapi momentum belanjanya terlihat nggak segarang yang diperkirakan.
Walau terdengar negatif, reaksi pasar justru cukup terkendali karena data itu ikut menguatkan narasi: ekonomi mendingin → tekanan suku bunga bisa lebih longgar. Itu alasan kenapa saham tetap bisa bertahan hijau, sementara investor mulai mengunci fokus ke rilis berikutnya: data pekerjaan (Rabu) dan CPI (Jumat) yang bakal jadi “penentu arah” ekspektasi The Fed.
Kenaikan ini juga memperpanjang reli hari sebelumnya, saat saham-saham teknologi mulai bangkit dari tekanan pekan lalu. Secara teknikal, pelaku pasar menilai indeks luas sudah kembali menemukan pijakan setelah sempat “kehilangan support” penting—jadi banyak yang menganggap pullback kemarin sebagai koreksi, bukan perubahan tren. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id