Bursa Saham Global Menguat Usai AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai
Futures saham Amerika Serikat menguat pada Minggu malam, mengawali pekan perdagangan yang lebih pendek karena libur, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Futures Dow Jones Industrial Average naik 342 poin atau 0,7%. S&P 500 futures menguat 0,9%, sementara Nasdaq 100 futures melonjak 1,4%.
Sentimen positif juga terasa di kawasan Asia-Pasifik pada awal perdagangan Senin (15/06). Indeks Kospi Korea Selatan memimpin penguatan dengan kenaikan lebih dari 4% saat pembukaan, sementara Kosdaq naik 2,34%. Di Jepang, Nikkei 225 menguat 3,51% dan Topix naik 2,43%. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia bertambah 1,49%. Namun, futures Hang Seng Hong Kong berada di level 24.706, sedikit lebih rendah dari penutupan terakhir indeks di 24.718,10.
Trump menyatakan melalui media sosial pada Minggu malam bahwa kesepakatan dengan Iran “sudah selesai.” Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, juga mengatakan bahwa seremoni penandatanganan resmi akan berlangsung pada Jumat di Swiss. Trump turut menyebut telah mengizinkan pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur penting perdagangan energi global. Kabar ini langsung menekan harga minyak, dengan minyak mentah AS turun hampir 5% pada Minggu.
Pengumuman tersebut muncul setelah sempat terjadi baku tembak antara Israel dan Hizbullah yang didukung Teheran di Lebanon. Kondisi itu sebelumnya menimbulkan ketidakpastian apakah kesepakatan damai dapat benar-benar diselesaikan pada Minggu. Meski demikian, pasar saham AS sudah lebih dulu mencatat pekan positif, dengan sentimen yang turut ditopang oleh IPO bersejarah SpaceX pada Jumat. SpaceX menutup perdagangan dengan kapitalisasi pasar di atas US$2 triliun setelah sahamnya naik lebih dari 19%. Evan Schlossman, principal di SuRo Capital, menilai keberhasilan IPO SpaceX menjadi sinyal positif bagi minat investor terhadap inovasi dan teknologi.
Ke depan, investor akan mencermati sejumlah data ekonomi penting, termasuk data perumahan dan penjualan ritel. Pasar juga akan fokus pada pertemuan kebijakan Federal Reserve. Berdasarkan FedWatch Tool milik CME, futures Fed funds menunjukkan peluang lebih dari 98% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah. Sementara itu, pasar saham AS akan libur pada Jumat untuk memperingati Hari Juneteenth. (asd)
Sumber: Newsmaker.id