• Wed, Feb 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

4 February 2026 07:24  |

Saham Asia Tergelincir, Apakah Rotasi Menjauh dari Teknologi Lagi?

Sebagian besar saham Asia melemah, menyusul aksi jual saham teknologi di Amerika Serikat yang menyeret turun indeks utama Wall Street. Di balik koreksi tersebut, pasar tampaknya beralih ke sektor yang lebih sensitif terhadap siklus ekonomi—sebuah tanda rotasi yang semakin meningkat.

Di awal sesi, saham Jepang dibuka lebih rendah, sementara futures menunjukkan pelemahan di Hong Kong. Penurunan tajam saham perangkat lunak dalam perdagangan AS membebani S&P 500 dan Nasdaq 100, meredam selera risiko di Asia.

Pemicu tambahan datang setelah penutupan pasar AS: Advanced Micro Devices merilis perkiraan yang mengecewakan. AMD telah lama dikenal sebagai penantang utama Nvidia di pasar prosesor AI—sehingga prospek yang kurang bagus dengan cepat memengaruhi psikologi pelaku pasar.

Menariknya, meskipun terjadi penurunan pada indeks utama, sebagian besar saham di S&P 500 justru naik—memperkuat narasi rotasi. FedEx melanjutkan reli ke rekor tertingginya, sementara Walmart melampaui kapitalisasi pasar $1 triliun. Ini berarti pasar sebenarnya tidak "benar-benar menghindari risiko," tetapi lebih seperti pergeseran dari sektor teknologi ke sektor lain.

Penurunan harga saham awal terjadi pada saham-saham yang terkait dengan perangkat lunak hukum dan layanan data. Experian, London Stock Exchange Group, dan Thomson Reuters semuanya jatuh, dan efeknya kemudian menyebar ke hampir seluruh sektor perangkat lunak—mendorong ETF iShares Expanded Tech-Software Sector turun sekitar 4,5%. Bahkan "keranjang" saham perangkat lunak Goldman Sachs anjlok 6%, penurunan harian terbesar sejak penurunan harga saham pada bulan April yang dipicu oleh tarif.

Pada aset lain, Bitcoin jatuh untuk hari kedua, memperpanjang tren penurunannya selama beberapa bulan terakhir. Harga minyak justru naik setelah Angkatan Laut AS menembak jatuh drone Iran yang menuju ke kapal induk di Laut Arab. Dolar AS sedikit menguat pada Rabu pagi setelah melemah di sesi perdagangan AS, sementara obligasi pemerintah AS tetap relatif stabil—pasar mencerna komentar dari pejabat Federal Reserve Bank of Richmond, Tom Barkin, dan Gubernur Fed, Stephen Miran, tentang arah suku bunga tahun ini. (asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
MARKET UPDATE

Pasar Asia Cenderung Hati-Hati, Pasca Rilis Data AS

Pasar saham Asia dibuka tanpa arah yang jelas pada Rabu (6/8), setelah data sektor jasa AS yang melemah memicu ketidakpastian...

6 August 2025 07:48
MARKET UPDATE

Pasar Saham Asia Terus Menguat, S&P 500 Juga Tembus Rekor

Saham-saham Asia melanjutkan kenaikan dua hari berturut-turut, mengikuti momentum positif dari Wall Street yang mendorong ral...

23 December 2025 07:21
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
BIAS23.com NM23 Ai