Saham AS Bertahan Naik, Pasar Uji Narasi Cut Rate
Saham-saham AS membuka perdagangan hari Selasa (6/1) dengan penguatan terbatas, saat pelaku pasar menahan diri sambil menunggu rangkaian data ekonomi yang dapat memperjelas arah suku bunga The Fed. S&P 500 melanjutkan awal tahun yang positif, sementara Nasdaq 100 ikut menguat seiring minat investor pada saham-saham pertumbuhan masih terjaga.
Sentimen global juga cenderung konstruktif. Bursa Eropa bergerak naik, sedangkan pasar Asia mempertahankan start yang solid di awal 2026. Aset berisiko masih diminati, menunjukkan bahwa investor sejauh ini belum menjadikan ketegangan Venezuela sebagai alasan untuk mengurangi eksposur pada saham.
Di Wall Street, fokus utama tetap pada reli yang dipimpin tema AI dan teknologi—tren yang sudah menopang pasar selama tiga tahun terakhir. Namun, kelanjutan reli dari titik ini akan sangat bergantung pada satu hal: seberapa cepat The Fed memberi sinyal pelonggaran lanjutan, terutama ketika data aktivitas bisnis dan tenaga kerja minggu ini mulai masuk ke pasar.
Komentar pejabat The Fed ikut memperkuat sikap “wait and see”. Presiden Fed Richmond Tom Barkin menilai kebijakan moneter berada dalam keseimbangan yang rapuh, karena tekanan yang berlawanan masih berjalan bersamaan: pasar tenaga kerja menunjukkan tanda mendingin, sementara inflasi belum sepenuhnya jinak. Bagi investor, kombinasi itulah yang membuat data berikutnya terasa semakin krusial. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id