Pasar Asia Bergerak Beragam, Investor Waspada
Pasar saham Asia-Pasifik diperkirakan dibuka bervariasi pada hari Jumat(2/1), menandai awal tahun baru dengan sikap hati-hati. Pergerakan ini mengikuti penutupan pasar Amerika Serikat pada Malam Tahun Baru, di mana tiga indeks utama Wall Street melemah, meskipun secara keseluruhan masih mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025.
Sejumlah pasar utama Asia masih tutup karena libur Tahun Baru, termasuk Jepang dan Tiongkok daratan. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 dibuka relatif stabil tanpa pergerakan besar. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada di level 25.648, sedikit lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir di 25.630,54, menandakan awal yang hati-hati namun positif.
Perhatian investor juga tertuju ke Singapura yang dijadwalkan merilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal keempat hari ini. Sebelumnya, Perdana Menteri Lawrence Wong mengungkapkan bahwa ekonomi Singapura tumbuh lebih kuat dari perkiraan, dengan ekspansi 4,8% sepanjang tahun 2025. Angka ini memberi sentimen optimistis bagi kawasan.
Di sisi lain, kontrak berjangka saham AS bergerak menguat pada awal perdagangan Asia. Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,15%, Nasdaq-100 naik 0,12%, dan Dow Jones naik 0,16%. Meski pada hari Rabu indeks-indeks utama AS ditutup melemah, kinerja tahunan tetap solid. S&P 500 naik 16,39%, Nasdaq melonjak 20,36% berkat euforia AI, sementara Dow Jones mencatat kenaikan 12,97% sepanjang 2025. (az)
Sumber: Newsmaker.id