• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

1 January 2026 04:11  |

S&P 500 Terkoreksi, Rekap 2025: Naik 16%

S&P 500 mengalami penurunan pada hari Rabu (31/12), meskipun indeks tersebut masih menutup tahun yang luar biasa.

Indeks pasar saham S&P 500 turun 0,7%, begitu pula Nasdaq Composite. Dow Jones Industrial Average kehilangan 303 poin, atau 0,6%.

Saham mengalami penurunan selama tiga sesi berturut-turut, meskipun penurunan tersebut tergolong ringan dan S&P 500 masih akan mencatatkan kenaikan lebih dari 16% untuk tahun ini, kenaikan tahunan dua digit ketiga berturut-turut. Nasdaq Composite telah memanfaatkan antusiasme terhadap AI untuk mencapai kenaikan lebih dari 20%. Dow naik sekitar 13% untuk tahun 2025, sedikit terhambat oleh kurangnya representasi sektor teknologi.

Hal itu menandai pemulihan yang mengesankan dari penurunan tajam yang terlihat pada awal April setelah pengumuman tarif besar-besaran oleh Presiden Donald Trump. Indeks S&P 500 bahkan sempat berada di ambang penutupan wilayah pasar bearish, turun hampir 19% dari puncaknya di bulan Februari dan ditutup di bawah 5.000 untuk pertama kalinya sejak April 2024.

Namun demikian, penurunan baru-baru ini agak mengkhawatirkan mengingat lima hari perdagangan terakhir tahun ini, dan dua hari pertama tahun depan, merupakan periode yang menguntungkan secara musiman — sering disebut sebagai reli "Santa Claus" — yang biasanya memberikan dorongan terakhir bagi saham menjelang akhir tahun.

Aksi ambil untung baru-baru ini juga dapat menjadi pertanda beberapa volatilitas di masa mendatang. Para ahli strategi yang disurvei oleh CNBC memperkirakan S&P 500 dapat mencatatkan kenaikan dua digit lagi pada tahun 2026, tetapi banyak yang khawatir saham dapat menghabiskan sebagian besar tahun ini dalam kisaran terbatas karena pertumbuhan pendapatan perusahaan mengejar kelipatan yang tinggi. (Arl)

Sumber: Cnbc.com

Related News

MARKET UPDATE

Pasar Asia Cenderung Hati-Hati, Pasca Rilis Data AS

Pasar saham Asia dibuka tanpa arah yang jelas pada Rabu (6/8), setelah data sektor jasa AS yang melemah memicu ketidakpastian...

6 August 2025 07:48
MARKET UPDATE

Pasar Saham Asia Terus Menguat, S&P 500 Juga Tembus Rekor

Saham-saham Asia melanjutkan kenaikan dua hari berturut-turut, mengikuti momentum positif dari Wall Street yang mendorong ral...

23 December 2025 07:21
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Bursa Asia Merah, SoftBank Rontok 10%

Pasar saham Asia kompak melemah pada Rabu, setelah investor mencerna data perdagangan Jepang dan terbentuknya pemerintahan ba...

22 October 2025 08:44
BIAS23.com NM23 Ai