Saham Eropa Cetak Rekor: 2025 Terkuat Sejak 2021
Saham-saham Eropa diperdagangkan di level tertinggi sepanjang masa pada hari terakhir 2025, membuka jalan untuk mencatat kinerja tahunan terbaik sejak 2021. Kenaikan ini banyak ditopang oleh penguatan saham perbankan dan tambang.
Indeks STOXX 50 naik 0,5% mendekati rekor di sekitar 5.785 poin, sementara STOXX 600 juga naik 0,5% ke puncak baru sekitar 592 poin. Sepanjang 2025, STOXX 50 diperkirakan finis naik ~19%, dan STOXX 600 naik ~17%.
Sektor bank jadi bintang utama dengan lonjakan sekitar 67% sepanjang tahun. Setelah itu, sektor basic resources (tambang/logam) ikut kencang, didorong oleh reli harga emas, perak, dan logam lain. Sektor utilitas juga ikut menyumbang kenaikan karena permintaan listrik meningkat—terutama dari data center dan tren elektrifikasi yang makin luas.
Karena faktor libur akhir tahun, beberapa bursa seperti Frankfurt, Zurich, dan Milan tidak beroperasi, sementara London, Amsterdam, Brussels, Paris, dan Madrid hanya buka setengah hari. Kondisi ini bikin perdagangan lebih “tipis”, tapi arah pasar tetap dominan positif.
Dari AS, risalah rapat The Fed menunjukkan para pembuat kebijakan sempat memperdebatkan risiko ekonomi AS sebelum akhirnya sepakat memangkas suku bunga pada Desember, yang ikut memengaruhi sentimen global.
Poin pentingnya
Saham Eropa berada di all-time high di akhir 2025.
STOXX 50 +0,5% (dekat 5.785) & STOXX 600 +0,5% (rekor 592).
Proyeksi 2025: STOXX 50 ~+19%, STOXX 600 ~+17% (terkuat sejak 2021).
Bank +67% jadi penggerak utama; tambang terdorong reli emas/perak.
Utilitas naik berkat permintaan listrik data center & tren elektrifikasi.
Sumber: Tradingeconomics.com