Kenaikan Saham AS Berlanjut, Nike Terdepan, Intel Tertekan
Saham AS menutup sesi yang singkat dengaan rentetan kenaikan terpanjang sejak November pada hari Rabu (24/12), di tengah perdagangan yang lebih tenang menjelang liburan. Indeks S&P 500 ditutup 0,3% lebih tinggi, memperpanjang kemenangan berturut-turut hingga hari kelima. Nike Inc. menjadi saham dengan kinerja terbaik setelah CEO Apple Inc. Tim Cook membeli saham senilai $2,95 juta, memberikan dorongan positif bagi pasar.
Indeks Nasdaq 100, yang didominasi saham teknologi, juga menguat 0,3%, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,6%. Namun, pasar tunai AS ditutup lebih awal pada pukul 1 siang pada 24 Desember dan akan tutup pada Hari Natal, menandai sesi perdagangan yang lebih tipis.
Klaim pengangguran awal tercatat 214.000 untuk minggu yang berakhir pada 20 Desember, lebih rendah dari ekspektasi pasar. Sementara itu, klaim pengangguran berkelanjutan naik menjadi 1,9%, dan permohonan hipotek turun untuk minggu kedua berturut-turut, menunjukkan sedikit ketegangan di sektor perumahan.
Pasar kini memperkirakan hanya akan ada dua kali penurunan suku bunga oleh Federal Reserve tahun depan. Presiden AS Donald Trump terus mendorong penurunan suku bunga yang lebih agresif, mengungkapkan rencananya untuk memilih ketua Fed baru yang sepakat dengan kebijakan suku bunga lebih rendah.
Di pasar individual, saham Intel Corp. mengalami penurunan setelah Nvidia Corp. dilaporkan menghentikan uji coba untuk menggunakan proses produksi Intel dalam pembuatan chip canggih. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id