Menahan Nafas Jelang Rilis OPEC
Harga minyak bergerak datar setelah reli tiga hari. West Texas Intermediate (WTI) bertahan di kisaran US$61 per barel setelah naik 1,5% pada Selasa, sementara Brent menutup perdagangan di atas US$65. Pasar menunggu laporan bulanan OPEC hari Rabu dan prospek energi tahunan dari International Energy Agency (IEA) untuk gambaran keseimbangan pasar hingga 2026.
Di kurva harga, spread prompt WTI—selisih kontrak terdekat dengan bulan berikutnya—menyempit tinggal 5 sen per barel dalam kondisi backwardation. Penyempitan ini memberi sinyal ekspektasi kondisi pasokan yang lebih longgar ke depan, sehingga reli cenderung tertahan.
Sepanjang tahun ini, harga minyak tertekan kekhawatiran surplus besar. OPEC+ termasuk Rusia mulai mengembalikan kapasitas, sementara produsen non-OPEC juga menambah output. IEA lebih dulu memproyeksikan potensi kelebihan pasokan rekor tahun depan, dan sejumlah bank seperti Goldman Sachs memperingatkan kenaikan persediaan.
Pada pukul 08.11 waktu Singapura, WTI pengiriman Desember bergerak tipis di US$61,01 per barel. Untuk Brent, kontrak Januari naik 1,7% dan ditutup di US$65,16 per barel pada Selasa. Fokus pasar kini pada arah kebijakan OPEC dan sinyal permintaan global yang akan membentuk tren harga selanjutnya.(asd)
Sumber: Newsmaker.id