Dolar Bertahan di Puncak 2 Bulan
Dolar AS menguat dan bertahan di sekitar level tertinggi dalam dua bulan, seiring Dolar bergerak ke kisaran $98,9–$99,5. Kenaikan Greenback telah didorong pelemahan di mata uang utama lainnya, terutama Euro dan Yen sehingga arus risk-off tetap memihak USD meski volatilitas meningkat.
Sementara Di Eropa, krisis politik Prancis menahan laju Euro setelah PM Sébastien Lecornu mengundurkan diri dan Emmanuel Macron menargetkan penunjukan perdana menteri baru dalam 48 jam kedepan.
Dari Jepang, kemenangan Sanae Takaichi sebagai ketua LDP telah dipersepsikan pro-stimulus & kebijakan moneter longgar yang membebani Yen, dengan pasar mencermati area USD/JPY 152–153 yang sensitif terhadap isu intervensi.
Dari sisi kebijakan, risalah FOMC September menegaskan risiko pasar kerja meningkat dan membuka ruang untuk pemangkasan lanjutan di tahun ini, narasi yang diperkuat oleh komentar John Williams (NY Fed) yang mendukung tambahan pemotongan sebelum akhir 2025. Dengan latar demikian, arah USD dalam jangka dekat tetap dibentuk imbal hasil Treasury dan tajuk politik Prancis–Jepang.(CP)
Sumber: Newsmaker.id