Data Tenaga Kerja Lemah, Dolar AS Tertekan Lagi
Dolar AS melanjutkan pelemahannya terhadap mata uang utama lainnya, termasuk yen, franc Swiss, dan euro, pada hari Rabu (3/9) setelah data ekonomi menunjukkan melemahnya permintaan tenaga kerja, memperkuat harapan pasar terhadap penurunan suku bunga Federal Reserve yang akan datang.
Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan pada hari Rabu bahwa lowongan pekerjaan, ukuran permintaan pasar tenaga kerja, turun lebih besar dari yang diperkirakan menjadi 7,181 juta pada bulan Juli. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan angka 7,378 juta.
Dolar menghapus penguatan sebelumnya terhadap yen dan franc Swiss setelah data tersebut. Dolar melemah 0,15% menjadi 148,11 terhadap yen Jepang dan turun 0,16% menjadi 0,803 terhadap franc Swiss.
Euro menambah penguatannya terhadap dolar. Terakhir kali naik 0,34% pada $1,1677.
Indeks dolar, yang mengukur nilai tukar dolar AS terhadap sekeranjang mata uang termasuk yen dan euro, turun 0,34% menjadi 98,06. (Arl)
Sumber: Reuters