• Sat, Mar 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

27 August 2025 03:44  |

Dolar AS Melemah, The Fed Gegerkan Investor

Dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama pada Selasa (26/8) setelah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Presiden Donald Trump untuk memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook kembali memicu kekhawatiran atas independensi bank sentral.

Mata uang euro naik 0,22% ke $1,1647, sementara pound sterling terakhir menguat 0,2% ke $1,3481. Terhadap yen Jepang, dolar turun 0,27% ke 147,36, dan melemah 0,28% terhadap franc Swiss ke 0,8032. Indeks dolar—yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang—turun 0,28% ke 98,19.

Trump mengatakan ia memberhentikan Cook atas dugaan penyimpangan dalam memperoleh pinjaman hipotek, sebuah langkah yang bisa menguji batas kewenangan presiden atas The Fed. Menanggapi itu, Cook menegaskan Trump tidak berwenang memecatnya dan ia tidak akan mengundurkan diri.

Pengumuman tersebut mengejutkan pasar, namun reaksi relatif terbatas karena investor terbelah antara kekhawatiran politisasi kebijakan dan potensi dampaknya bagi pasar. “Pergerakan investor tetap relatif terbatas karena fokus masih pada dampak Jackson Hole dan pemberitaan semalam yang menyoroti meningkatnya ancaman terhadap Gubernur Cook dan, lebih luas, terhadap independensi The Fed,” kata Uto Shinohara, Senior Investment Strategist di Mesirow Currency Management. Ia menambahkan, tindakan pemerintahan Trump yang sulit diprediksi dan prospek The Fed yang lebih dovish menahan penguatan dolar.

Pasar juga nyaris tak berubah setelah data menunjukkan pesanan barang modal buatan AS bulan lalu naik lebih baik dari perkiraan, sementara kepercayaan konsumen sedikit menurun pada Agustus. Trump berulang kali mengkritik Ketua The Fed Jerome Powell karena tak menurunkan suku bunga, meski ia berhenti mengancam akan memecatnya menjelang akhir masa jabatannya yang kurang dari sembilan bulan lagi.

Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang 85% penurunan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan September, menurut CME FedWatch Tool. Morgan Stanley pada Selasa menjadi pialang terbaru yang memperkirakan pemangkasan suku bunga pada September, bergabung dengan sejumlah lembaga global lainnya setelah Powell mengisyaratkan pelonggaran kebijakan pekan lalu.

Meski sebagian investor cenderung menjual dolar, kekhawatiran ekonomi dan fiskal yang masih membayangi Eropa mempersempit pilihan mata uang untuk bertaruh terhadap pelemahan dolar AS, ujar Kenneth Broux, Head of Corporate FX & Rates Research di Société Générale.(yds)

Sumber: Reuters

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai