Dolar Stabil, Pound Tertekan
Dolar Amerika Serikat bergerak stabil pada perdagangan Kamis (30/7) setelah mencatat penurunan harian terbesar dalam dua pekan. Indeks dolar sebelumnya turun 0,3% setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga dan memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi masih belum sepenuhnya terkendali.
Investor kini menantikan data pertumbuhan ekonomi AS kuartal kedua dan inflasi PCE bulan Juni. Kedua data tersebut akan menjadi petunjuk penting mengenai arah kebijakan The Fed pada pertemuan berikutnya.
Pound melemah hingga 0,3% ke sekitar 1,3333 menjelang keputusan Bank of England. Bank sentral Inggris diperkirakan mempertahankan suku bunga, sementara pasar akan mencermati pembagian suara dan komentar mengenai prospek inflasi.
Pasangan USD/JPY naik tipis ke sekitar 163,74 setelah Jepang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonominya. Sementara itu, pasangan EUR/USD turun tipis ke 1,1453 meskipun ekonomi Zona Euro tumbuh lebih kuat dari perkiraan pada kuartal kedua.(yds)
Sumber: Newsmaker.id