Dolar AS Menuju Pelemahan Mingguan
Dolar AS melemah seiring meredanya ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Indeks dolar DXY turun 0,1% ke level 100,748 dan masih berada di jalur pelemahan mingguan setelah laporan tenaga kerja AS pada Kamis keluar mengecewakan.
CEO sekaligus asset manager DHF Capital, Bas Kooijman, menilai dolar masih berpotensi menutup pekan ini di zona negatif. Ke depan, pelaku pasar akan mencermati data ISM Services PMI, risalah rapat FOMC, dan klaim pengangguran mingguan untuk mencari petunjuk lanjutan mengenai arah kebijakan moneter The Fed.
Selain data ekonomi, perkembangan pembicaraan Amerika Serikat dan Iran juga menjadi perhatian. Jika negosiasi menunjukkan kemajuan, permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven dapat melemah dan menambah tekanan pada greenback. Namun, jika pembicaraan mengalami hambatan, dolar berpeluang kembali mendapat dukungan dari sentimen kehati-hatian pasar.(yds)
Sumber: Newsmaker.id