• Wed, Mar 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 March 2026 11:45  |

Dolar Menguat Tipis, Pasar Beralih ke Risiko Jelang Rangkaian Keputusan Bank Sentral

Dolar AS bergerak lebih tenang pada Rabu setelah pelemahan harga minyak memunculkan sedikit selera risiko di pasar menjelang rangkaian keputusan bank sentral utama. Meski demikian, greenback masih dipandang sebagai aset lindung nilai yang paling menonjol di tengah krisis Timur Tengah yang memasuki pekan ketiga.

Indeks dolar naik tipis 0,06% ke 99,61 setelah dua hari melemah. Euro turun 0,05% ke US$1,1532, setelah menguat dalam dua sesi sebelumnya, sementara pasar menanti dimulainya pertemuan dua hari Bank Sentral Eropa (ECB).

Pergerakan yen tetap rapuh di area yang sebelumnya memicu kekhawatiran intervensi Tokyo. Yen melemah tipis 0,01% ke 159,00 per dolar, menjelang agenda Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang akan berangkat untuk pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump di Washington.

Harga minyak yang mereda turut menahan penguatan dolar, setelah laporan yang mengutip data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan minyak mentah AS. Analis menilai jeda kenaikan minyak memberi ruang pemulihan sentimen lintas aset, meski risiko geopolitik belum mereda.

Fokus pasar mengarah pada keputusan suku bunga Federal Reserve pada Rabu, disusul ECB, Bank of England, dan Bank of Japan sehari setelahnya, yang secara luas diperkirakan mempertahankan suku bunga. Pelaku pasar akan mencermati komentar terkait inflasi dan prospek ekonomi di tengah ketidakpastian akibat perang AS-Israel dengan Iran, sementara ekspektasi pelonggaran The Fed tahun ini menyusut menjadi sekitar 25 basis poin.

Di pasar lain, sterling relatif stabil di US$1,3355, sedangkan dolar Australia menguat 0,1% ke US$0,7109 dan dolar Selandia Baru naik 0,05% ke US$0,586. Pergeseran ekspektasi kebijakan juga terlihat di Eropa, dengan pasar kini memperhitungkan lebih dari satu kenaikan suku bunga ECB pada 2026, berbalik dari peluang pemangkasan yang sempat diperkirakan sebelum konflik meningkat.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai