• Mon, Mar 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

16 March 2026 21:12  |

Dolar Melemah Tipis, Pasar Fokus Rapat Bank Sentral dan Risiko Hormuz

Indeks dolar AS melemah pada Senin (16/3) ketika reli greenback mengambil jeda di tengah fokus pasar pada perang Iran dan rangkaian rapat bank sentral pekan ini. DXY turun 0,5% ke 99,87 pada 09:46 ET, sementara euro menguat ke US$1,1473 dan pound naik ke US$1,3278.

Perhatian utama tertuju pada keputusan kebijakan Federal Reserve, ECB, BOJ, dan BOE yang dijadwalkan pekan ini. Pelaku pasar menilai lonjakan harga minyak sejak pecahnya konflik kembali membuka risiko inflasi, terutama jika gangguan pasokan dari kawasan produsen utama berlanjut melalui Selat Hormuz—jalur yang menangani sekitar seperlima aliran minyak dunia.

Kanal transmisi utamanya adalah energi ke inflasi: minyak yang lebih mahal berpotensi menahan pelonggaran kebijakan dan menjaga biaya pinjaman tinggi lebih lama. Kondisi ini pada prinsipnya bisa mendukung dolar lewat diferensial suku bunga dan arus modal, namun pada sesi ini dolar melemah karena pasar cenderung menunggu kejelasan hasil rapat bank sentral serta perkembangan konkret di Hormuz sebelum menambah posisi.

Di sisi geopolitik, Presiden Donald Trump mendorong pembentukan koalisi angkatan laut untuk membuka kembali Hormuz dan menyebut NATO seharusnya membantu, meski belum ada konfirmasi negara mana yang menyetujui permintaan itu. Trump juga mengisyaratkan tekanan ke China, termasuk ancaman membatalkan rencana pertemuan dengan Presiden Xi Jinping jika Beijing tidak menggunakan pengaruhnya untuk membantu membuka selat. Laporan media menyebut sebagian tanker yang menuju China dapat melintas, sementara kapal lain terkena proyektil.

Ke depan, pasar akan memantau sinyal bank sentral terkait respons terhadap inflasi energi, arah harga minyak dan kelancaran pelayaran di Hormuz, serta langkah koordinasi internasional (termasuk opsi Uni Eropa) untuk memulihkan pengiriman. Perkembangan ini akan menentukan apakah jeda pelemahan dolar berlanjut atau reli kembali menguat. (Arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai