• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 February 2026 08:58  |

Dolar Tergelincir, Yen “Ngegas” Lagi—Pasar Nunggu Data AS dan Manuver China

Dolar AS jatuh tajam pada Selasa, tepat saat pasar bersiap menghadapi rangkaian data ekonomi penting yang bisa menentukan arah suku bunga ke depan. Di saat yang sama, yen Jepang masih kuat setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi, yang sempat memicu gejolak di pasar mata uang.

Poundsterling cenderung stabil di awal sesi Asia setelah pergerakan yang cukup liar sehari sebelumnya. Investor masih menimbang tekanan politik yang membayangi PM Inggris Keir Starmer, sekaligus spekulasi bahwa penurunan suku bunga di Inggris bisa berlanjut. Sterling terakhir berada di sekitar $1,3682, setelah naik 0,6% pada sesi sebelumnya.

Yen diperdagangkan di sekitar 155,85 per dolar, mempertahankan penguatan setelah semalam naik 0,8%. Dukungan yen juga datang dari “peringatan lisan” pejabat Jepang yang memberi sinyal mereka terus mengawasi pasar, terutama setelah yen sempat melemah sesaat usai kemenangan Takaichi.

Meski begitu, sejumlah analis menilai penguatan yen bisa saja hanya sementara. Fokus pasar akan segera mengarah ke kebijakan fiskal pemerintahan Takaichi—kalau belanja pemerintah makin agresif, yen berisiko kembali tertekan. Bahkan ada proyeksi USD/JPY bisa menuju 164 di akhir tahun. Sejumlah pengamat juga menilai agar penurunan USD/JPY lebih “awet”, pasar butuh sinyal fiskal yang tidak terlalu longgar dan sikap Bank of Japan yang lebih tegas (lebih hawkish).

Di sisi lain, euro sedikit melemah ke sekitar $1,19 setelah lonjakan tajam pada Senin, sementara indeks dolar merosot mendekati level terendah sepekan. Tekanan pada dolar disebut ikut dipicu laporan media bahwa China mendorong bank-bank domestik untuk mendiversifikasi kepemilikan dari obligasi pemerintah AS, yang membuat pelaku pasar makin hati-hati terhadap aset berbasis dolar. (az)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai