Euro Menguat Tipis, Harapan Talks AS–Iran Memudar Menopang Dolar
Euro (EUR) mencatat kenaikan tipis terhadap dolar AS (USD) pada Rabu, namun pergerakannya masih tertahan di dekat bagian bawah kisaran beberapa hari terakhir. Pasangan EUR/USD bertahan di sekitar 1,1750, dengan pelaku pasar menilai peluang hasil positif dari negosiasi damai AS–Iran mulai memudar.
Sentimen kembali hati-hati setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata secara sepihak hingga proses negosiasi dengan Iran selesai, tetapi blokade Selat Hormuz tetap dipertahankan. Otoritas Iran menilai langkah itu sebagai tindakan perang dan pelanggaran terhadap gencatan senjata yang rapuh, sehingga risiko eskalasi tetap menjadi latar bagi pergerakan dolar.
Dari Teheran, ketidakpastian soal kehadiran pada putaran perundingan berikutnya turut menahan optimisme pasar. Sejumlah laporan media menyebut Garda Revolusi Iran meningkatkan retorika terhadap AS, mempertebal permintaan aset aman dan ikut mendukung dolar. EUR/USD sendiri sempat turun hampir 0,4% pada Selasa seiring memburuknya sentimen Timur Tengah dan menguatnya USD.
Penguatan dolar juga ditopang faktor domestik AS, yakni data penjualan ritel yang dinilai optimistis serta kesaksian yang dianggap meyakinkan dari calon ketua The Fed Kevin Warsh dalam sidang konfirmasi Senat. Kombinasi ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi suku bunga AS yang tetap ketat membuat ruang penguatan euro cenderung terbatas, dengan fokus pasar kini tertuju pada perkembangan Hormuz, kepastian jadwal perundingan, dan sinyal kebijakan The Fed berikutnya.(gn)
Sumber: Newsmaker.id