Dolar Australia Naik ke Level Tertinggi Dalam 4 Tahun!
Dolar Australia menguat menembus US$0,72 dan mencetak puncak tertinggi dalam empat tahun pada Kamis (07/05), ditopang oleh pelemahan dolar AS seiring pasar meningkatkan ekspektasi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Tekanan terhadap greenback muncul setelah laporan bahwa AS dan Iran bergerak menuju pengakhiran konflik secara formal, yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz dan membuka jalan bagi pembicaraan nuklir lanjutan. Berkurangnya permintaan safe haven terhadap dolar AS memberi ruang bagi penguatan mata uang berisiko, termasuk dolar Australia.
Di sisi domestik, sentimen tertahan oleh data perdagangan yang lebih lemah dari perkiraan. Australia mencatat defisit neraca perdagangan barang sebesar AUD 1,84 miliar pada Maret, defisit pertama dalam lebih dari delapan tahun, dipicu lonjakan impor peralatan komputasi pusat data serta kenaikan pengiriman bahan bakar di tengah harga yang lebih tinggi terkait konflik Iran.
Pergerakan minyak juga menjadi bagian dari kanal transmisi. Penurunan tajam harga minyak dipandang meredakan kekhawatiran inflasi dan menurunkan ekspektasi bahwa The Fed perlu mempertahankan kebijakan yang sangat restriktif lebih lama, yang pada gilirannya menambah tekanan pada dolar AS.
Dolar Australia tetap mendapat dukungan kebijakan setelah Reserve Bank of Australia menaikkan suku bunga pekan ini dan mengerek cash rate menjadi 4,35%. Pasar kini menilai peluang kenaikan lanjutan pada Juni sekitar 20%, sementara jalur kenaikan menuju 4,60% pada September masih sepenuhnya terharga. (asd)
Sumber: Newsmaker.id