Sempat Tembus $90K, Bitcoin Balik Turun Usai The Fed “Pause”
Bitcoin sempat “sentuh” lagi area $90.000 pada Rabu (28/1), tapi kemudian mundur tipis setelah Federal Reserve menahan suku bunga seperti yang sudah diperkirakan pasar. Sentimen risk masih campur-aduk: dolar sempat coba bangkit, sementara investor tetap cari lindung nilai di aset alternatif.
Bitcoin (BTC): $89.074
Ethereum (ETH): $3.012,04
XRP: $1,91
Solana (SOL): $125,2
Cardano (ADA): $0,3568
Kenaikan Bitcoin pekan ini sebelumnya ditopang pelemahan dolar yang dipicu komentar Trump soal dolar “biarkan cari levelnya sendiri”—membuat pasar membaca Gedung Putih tidak terlalu agresif menahan pelemahan greenback. Di saat yang sama, reli emas yang menembus rekor ikut menguatkan narasi “store of value alternatif”, sehingga kripto ikut kebagian sentimen.
Dari sisi kebijakan, The Fed memang menahan suku bunga di 3,50%–3,75%, jadi fokus pelaku pasar bergeser ke nada komunikasi bank sentral dan timing pelonggaran berikutnya. Secara teori, ekspektasi suku bunga lebih rendah cenderung jadi angin segar untuk aset non-yield seperti Bitcoin—karena opportunity cost memegangnya ikut turun.
Lapisan cerita lain datang dari Tether. CEO Paolo Ardoino mengatakan Tether berencana mengalokasikan 10%–15% portofolio investasinya ke emas fisik; saat ini mereka mengklaim sudah memegang sekitar 130 ton dan masih rutin menambah pembelian. Buat pasar, langkah ini jadi sinyal bahwa pemain besar kripto pun makin serius diversifikasi ke aset “keras” di tengah ketidakpastian dolar. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id