• Sat, Jun 20, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 June 2026 21:13  |

Perak Tertekan, Fed Hawkish Batasi Minat Logam Mulia

Harga perak melemah pada perdagangan Jumat (19/6), bergerak di sekitar $64,95 per ons berdasarkan data Twelve Data, dengan rentang harian sekitar $63,31 sampai $65,92. Trading Economics juga mencatat perak berada di kisaran $64,77 per ons, turun sekitar 1,35% pada hari ini, sementara Reuters melaporkan spot silver melemah ke $65,11 per ons. Perbedaan kecil antarpenyedia data mencerminkan variasi waktu pembaruan dan basis kuotasi.

Tekanan utama masih berasal dari perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter AS. Federal Reserve mempertahankan suku bunga pada pertemuan terbaru, tetapi proyeksi pembuat kebijakan menunjukkan sebagian pejabat masih melihat perlunya kenaikan suku bunga tahun ini. Kondisi ini memperkuat narasi higher-for-longer dan menekan aset non-yielding seperti perak.

Dolar AS yang lebih kuat juga menjadi hambatan bagi logam mulia. Ketika greenback menguat, perak yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri. Transmisi ini membuat tekanan suku bunga tidak hanya datang dari biaya peluang, tetapi juga dari sisi permintaan global.

Dari sisi geopolitik, dukungan safe haven untuk perak ikut berkurang setelah Israel dan Hizbullah dilaporkan menyepakati gencatan senjata pada Jumat. Meredanya sebagian risiko konflik membantu memperbaiki risk appetite dan mengurangi kebutuhan pasar terhadap aset defensif.

Namun, risiko inflasi energi belum sepenuhnya hilang. Pemulihan arus minyak dan LNG melalui Selat Hormuz masih dapat memakan waktu, sehingga volatilitas harga energi tetap menjadi variabel penting bagi ekspektasi inflasi. Meski begitu, faktor tersebut belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan dari prospek suku bunga AS yang lebih ketat.

Fokus pasar berikutnya tertuju pada data inflasi AS, arah dolar, yield Treasury, serta perkembangan gencatan senjata di Timur Tengah. Selama The Fed tetap hawkish dan dolar bertahan kuat, perak berpotensi tetap defensif meski risiko geopolitik belum sepenuhnya reda.(arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai