Perak Rebound Saat Reli Minyak dan Yield Mereda
Harga perak berbalik menguat pada Kamis (30/4), pulih dari level terendah satu bulan sehari sebelumnya, setelah reli harga minyak tertahan dan imbal hasil obligasi AS turun dari puncaknya. XAG/USD bergerak di kisaran US$73 per ounce pada perdagangan terbaru, saat pasar menilai tekanan inflasi energi tidak semakin memburuk meski ketegangan AS–Iran dan isu Selat Hormuz belum benar-benar mereda.
Pergerakan minyak yang lebih tenang membantu meredakan dorongan kenaikan yield, sehingga opportunity cost memegang aset non-yielding seperti perak ikut berkurang. Di saat yang sama, narasi permintaan industri kembali menguat setelah laporan kinerja “AI hyperscalers” memperpanjang ekspektasi belanja infrastruktur AI—yang kerap dikaitkan dengan kebutuhan material pendukung rantai pasok, termasuk logam industri seperti perak.
Namun, pemulihan perak masih berhadapan dengan faktor makro yang cenderung membatasi ruang naik. Data AS yang kuat dan sinyal kebijakan yang tetap hati-hati memperkuat pandangan “higher for longer”, sehingga pasar akan tetap sensitif terhadap kombinasi arah minyak, yield, serta komunikasi bank sentral utama dalam beberapa hari ke depan. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id