• Wed, Mar 11, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

11 March 2026 10:16  |

Perak Bertahan, Geopolitik Timur Tengah dan Inflasi AS Jadi Fokus

Harga perak bertahan di atas US$88 per ons pada Rabu(11/3) setelah menguat selama tiga sesi beruntun, ditopang meningkatnya permintaan aset lindung nilai di tengah konflik Timur Tengah yang dinilai masih sangat fluktuatif. Sentimen pasar tetap sensitif terhadap headline geopolitik, membuat logam mulia bergerak lebih defensif dibanding aset berisiko.

Kampanye AS-Israel melawan Iran memasuki hari ke-12. Pentagon melaporkan serangan paling intens sejauh ini dan menegaskan operasi akan berlanjut hingga Republik Islam dikalahkan, kontras dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya menyebut konflik dapat segera berakhir. Perbedaan nada ini memperlebar ketidakpastian dan menjaga minat pada aset safe-haven.

Di pasar energi, harga minyak tertahan oleh laporan bahwa IEA mengusulkan pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarah untuk membantu menstabilkan pasar. Namun tekanan pasokan belum hilang karena produsen utama Timur Tengah memangkas produksi secara tajam menyusul Selat Hormuz yang tetap tertutup, menjaga premi risiko energi tetap relevan bagi narasi inflasi.

Kanal transmisi utama ke perak datang dari kombinasi dua faktor: geopolitik yang meningkatkan permintaan lindung nilai, dan dinamika energi yang dapat memengaruhi ekspektasi inflasi serta arah suku bunga. Ketika pasar menilai inflasi berpotensi lebih “lengket”, imbal hasil dan dolar bisa menjadi penyeimbang yang membatasi kenaikan logam, sehingga pergerakan perak cenderung ditentukan oleh tarik-menarik risk premium dan pricing suku bunga.

Selanjutnya, perhatian investor beralih ke rilis data inflasi AS yang penting untuk membaca arah tren harga terbaru. Pasar menilai data tersebut kemungkinan belum sepenuhnya menangkap dampak perang Iran, tetapi tetap krusial sebagai sinyal apakah tekanan harga inti mereda atau justru mempertahankan narasi suku bunga yang lebih tinggi lebih lama.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
SILVER

Konflik Meningkat, Tapi Perak Malah Melemah Kenapa?

Harga Perak (XAG/USD) bergerak turun ke sekitar $36,20 selama jam perdagangan Asia pada hari Senin. Pemulihan Greenback membe...

16 June 2025 11:14
SILVER

Dolar Turun ke Titik Terendah Baru Tahun Ini karena Kisah Ta...

Dolar turun untuk hari kelima karena para pedagang mengabaikan penangguhan tarif elektronik tertentu dan setelah Presiden Don...

14 April 2025 12:14
SILVER

Pasar Heboh! Perak Naik Tajam, Stok Fisik Mulai Langka

Harga perak terus melonjak dan kini diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Kenaikan ini didorong o...

14 July 2025 15:11
BIAS23.com NM23 Ai