• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

21 October 2025 21:22  |

Minyak Stabil Seiring Meredanya Kekhawatiran Oversupply

Harga minyak stabil pada hari Selasa setelah kekhawatiran terhadap kelebihan pasokan dan sengketa dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok dua konsumen minyak terbesar dunia mulai mereda.

Kontrak berjangka Brent naik 7 sen, atau 0,11%, menjadi $61,08 per barel pada pukul 13.20 GMT. Sementara itu, kontrak West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman November, yang akan berakhir pada hari Selasa, naik 14 sen atau 0,24% menjadi $57,66 per barel.

Harga minyak menstabil pada Selasa setelah sempat menyentuh level terendah sejak awal Mei pada hari sebelumnya. Tekanan harga muncul karena meningkatnya kekhawatiran terhadap kelebihan pasokan dan perlambatan ekonomi global akibat eskalasi perang dagang AS–Tiongkok serta keputusan OPEC+ untuk melanjutkan rencana menambah pasokan minyak ke pasar.

Persediaan Minyak Mentah AS Kemungkinan Naik Pekan Lalu

Baik WTI maupun Brent mulai bergerak ke struktur pasar contango, di mana harga untuk pengiriman segera lebih rendah dibanding harga untuk pengiriman di masa depan. Pola ini biasanya menandakan bahwa pasokan jangka pendek melimpah sementara permintaan menurun.

Namun, beberapa analis menilai kekhawatiran tentang kelebihan pasokan minyak mungkin terlalu dibesar-besarkan.

Menurut Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank, struktur pasar saat ini belum menunjukkan perubahan signifikan yang mendorong penumpukan stok besar-besaran.

“Ini bisa menjadi sinyal bahwa pasar enggan sepenuhnya memperhitungkan potensi surplus — mungkin mencerminkan ekspektasi bahwa kelebihan pasokan tidak akan sebesar yang dikhawatirkan,” ujarnya.

Analis UBS Giovanni Staunovo menambahkan bahwa jika prakiraan International Energy Agency (IEA) tentang surplus besar benar, maka seharusnya muncul kurva berjangka dengan kemiringan tajam ke atas (disebut super contango), namun hal tersebut belum terlihat sejauh ini.

Persediaan minyak dan permintaan bahan bakar menjadi faktor utama yang menopang pasar. Menurut jajak pendapat awal Reuters yang dirilis pada Senin menjelang laporan mingguan American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Administration (EIA), stok minyak mentah AS kemungkinan meningkat pekan lalu, sementara persediaan bensin dan solar diperkirakan menurun.

Untuk pekan yang berakhir pada 10 Oktober, persediaan minyak mentah meningkat lebih dari perkiraan, sementara stok bensin dan solar menurun lebih dari yang diantisipasi.(yds)

Sumber: Reuters.com

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai