Setelah Tarif Dilonggarkan, Minyak Bangkit—Sementara?
Harga minyak sedikit menguat pada hari Jumat (17/10), bangkit dari kerugian sebelumnya setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan pelonggaran sikap kerasnya terhadap tarif Tiongkok menjelang pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
Pada pukul 09:20 ET (13:20 GMT), harga minyak berjangka Brent naik 0,2% menjadi $61,18 per barel, dan harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate naik 0,2% menjadi $57,57 per barel.
Trump mengisyaratkan meredanya ketegangan dengan Tiongkok
Trump mengindikasikan pada hari Jumat bahwa tarif tinggi yang dikenakan pada barang-barang Tiongkok tidak akan berlaku dalam jangka panjang, menandakan potensi pergeseran dalam hubungan perdagangan AS-Tiongkok menjelang pertemuannya yang akan datang dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.
"Ini tidak berkelanjutan," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox Business ketika ditanya apakah tingkat tarif saat ini dapat dipertahankan. "Ini bisa dipertahankan, tetapi mereka memaksa saya untuk melakukan itu."
Trump mengungkapkan bahwa ia akan bertemu dengan Xi di Korea Selatan dalam dua minggu, yang mengindikasikan bahwa pertemuan tersebut dapat mengarah pada negosiasi perdagangan. "Saya pikir kita akan baik-baik saja dengan Tiongkok," ujar Trump dalam wawancara tersebut, yang cuplikannya ditayangkan pada hari Jumat.
Tanda-tanda meredanya ketegangan antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia telah membantu meningkatkan sentimen, karena pencabutan tarif akan membantu meningkatkan perdagangan global dan dengan demikian meningkatkan permintaan minyak mentah. (Arl)
Sumber: Investing.com