• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

24 September 2025 03:31  |

Ekspor Kurdistan Terhenti, Harga Minyak Rebound

Harga minyak ditutup naik lebih dari $1 per barel pada hari Selasa (23/9) setelah kesepakatan untuk melanjutkan ekspor dari Kurdistan Irak terhenti, meredakan kekhawatiran beberapa investor bahwa pemulihan tersebut akan memperburuk kekhawatiran tentang kelebihan pasokan global.

Harga minyak mentah Brent berjangka ditutup naik $1,06, atau 1,6%, menjadi $67,63 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik $1,13, atau 1,8%, menjadi $63,41 per barel. Kedua harga acuan tersebut menutup kerugian sebelumnya yang moderat.

Ekspor minyak melalui pipa dari wilayah Kurdistan Irak ke Turki belum dimulai kembali pada hari Selasa meskipun ada harapan akan tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri kebuntuan, karena dua produsen utama meminta jaminan pembayaran utang.

Kesepakatan antara pemerintah federal dan daerah Kurdi di Irak serta perusahaan-perusahaan minyak bertujuan untuk melanjutkan ekspor sekitar 230.000 barel minyak per hari dari Kurdistan ke pasar global melalui Turki, yang terhenti sejak Maret 2023.

Harga minyak Brent dan WTI telah turun selama empat sesi sebelumnya, sekitar 3%.

Secara keseluruhan, pasar minyak global bersiap menghadapi peningkatan pasokan dan perlambatan permintaan, terhambat oleh penggunaan kendaraan listrik dan tekanan ekonomi yang dipicu oleh tarif AS.

Dalam laporan bulanan terbarunya, Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan bahwa pasokan minyak dunia akan meningkat lebih pesat tahun ini dan surplus dapat meningkat pada tahun 2026 seiring dengan peningkatan produksi anggota OPEC+ dan peningkatan pasokan dari luar kelompok produsen.

Namun, risiko masih menghantui pasar karena para pedagang memantau pertimbangan Uni Eropa untuk sanksi yang lebih ketat terhadap ekspor minyak Rusia, serta eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Stok minyak mentah AS diperkirakan meningkat pekan lalu, sementara stok bensin dan distilat kemungkinan turun, menurut jajak pendapat awal Reuters pada hari Senin.

Pasar menantikan data stok minyak mingguan dari American Petroleum Institute (API), yang akan dirilis Selasa nanti. (Arl)

Sumber: Reuters.com

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
BIAS23.com NM23 Ai