• Thu, Mar 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

28 August 2025 20:08  |

Minyak Tertahan Ketegangan AS - India & Risiko Surplus

Harga minyak sedikit berubah dalam kisaran sempitnya baru-baru ini karena para pedagang terus memantau kemungkinan kelebihan pasokan dan upaya AS untuk memaksa India menghentikan pembelian minyak Rusia.

Harga minyak Brent sempat menyentuh di bawah $68 per barel, setelah diperdagangkan antara $65 dan $70 hampir sepanjang bulan Agustus. Penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro, meningkatkan tekanan pada New Delhi untuk menghentikan pembelian minyak Rusia setelah Washington menggandakan pungutan impor dari negara tersebut menjadi 50%. AS telah menyoroti India atas impor minyak mentah Rusia sebagai bagian dari upayanya untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Pada saat yang sama, Ukraina telah meningkatkan serangan pesawat nirawak terhadap infrastruktur minyak Rusia, menghantam dua kilang lagi setelah serangkaian serangan baru-baru ini. Ekspor minyak mentah Moskow merosot minggu lalu, menurut data pelacakan kapal tanker yang dikumpulkan oleh Bloomberg, setelah Ukraina mengintensifkan serangannya. Pasar minyak secara luas diperkirakan akan mengalami surplus menjelang akhir tahun, karena peningkatan produksi dari aliansi OPEC+ dan di luar kelompok tersebut melebihi permintaan. Kelompok produsen tersebut dijadwalkan bertemu pada 7 September, tetapi belum ada pembicaraan yang diadakan tentang langkah selanjutnya, menurut seorang delegasi senior OPEC.

"Tarif dan sanksi yang terkait dengan Rusia, serta serangan terhadap fasilitas minyak Rusia, telah menjaga harga minyak tetap tangguh di kisaran $60-an, meskipun ada kelebihan pasokan yang membayangi yang seharusnya menurunkan harga," kata analis Citigroup termasuk Anthony Yuen dalam sebuah catatan.

Meskipun surplus secara luas diperkirakan menjelang akhir tahun, dampaknya terhadap pasar masih belum pasti. Bank of America Corp. mengatakan pada hari Rabu bahwa ketersediaan sekitar satu miliar barel ruang tangki cadangan berarti ada kemungkinan pasokan tambahan dapat diserap dengan cukup nyaman.

Dengan latar belakang tersebut, terdapat beberapa pelemahan di pasar Brent selama beberapa hari terakhir, setelah serangkaian penawaran kargo di jendela harga utama Laut Utara. Kontrak swap penting berada pada level terlemah sejak Mei dan patokan global berada pada level terlemah sejak Maret dibandingkan dengan patokan Timur Tengah Dubai.(alg)

Sumber: Bloomberg

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Pasokan Tambah, Ekspor Turun: Drama Baru Harga Minyak Dimula...

Harga minyak dunia pada Rabu (2/7) nyaris tak berubah karena pasar menimbang berbagai faktor, mulai dari rencana peningkatan ...

2 July 2025 16:19
OIL

Minyak Terus Naik karena Arus Rusia yang Lebih Rendah Mengim...

Minyak memperpanjang kenaikan terbesarnya dalam hampir empat minggu karena pasokan minyak mentah Rusia yang lebih ketat memba...

11 February 2025 14:35
BIAS23.com NM23 Ai