• Fri, Mar 6, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 April 2025 10:49  |

Harga minyak turun tajam karena kenaikan produksi OPEC+ dan tarif Trump membebani

Harga minyak terus merosot dalam perdagangan Asia pada hari Jumat setelah jatuh lebih dari 6% pada sesi sebelumnya, karena OPEC+ setuju untuk mempercepat peningkatan produksi, sementara tarif besar-besaran Presiden AS Donald Trump semakin mengikis sentimen pasar.

Pada pukul 21:33 ET (01:33 GMT), minyak mentah berjangka Brent yang berakhir pada bulan Juni turun 0,4% menjadi $69,84 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 0,5% menjadi $66,17 per barel.

Kedua kontrak telah turun lebih dari 6% pada hari Kamis.

OPEC+ akan meningkatkan produksi, memicu kekhawatiran kelebihan pasokan

Delapan anggota OPEC+, kelompok yang mencakup Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutu yang dipimpin oleh Rusia, pada hari Kamis mengumumkan rencana untuk mempercepat peningkatan produksi. Kartel tersebut setuju untuk meningkatkan produksi sebesar 411.000 barel per hari, lebih cepat dari yang direncanakan sebelumnya. Keputusan tersebut diambil sebagai respons terhadap meningkatnya tekanan dari negara-negara konsumen, termasuk Amerika Serikat, untuk membantu mengekang kenaikan harga bahan bakar dan meredakan tekanan inflasi. Penurunan tajam harga minyak mencerminkan kekhawatiran investor bahwa pasokan tambahan dapat melampaui permintaan, terutama karena ketidakpastian ekonomi terus berlanjut. Suku bunga yang tinggi, pertumbuhan global yang melambat, dan pemulihan ekonomi Tiongkok yang tidak merata telah menimbulkan keraguan tentang apakah permintaan dapat mengimbangi peningkatan tingkat produksi. Pedagang juga khawatir bahwa potensi perlambatan ekonomi di negara-negara ekonomi utama dapat semakin melemahkan konsumsi minyak, sehingga memberikan tekanan tambahan pada harga. Tarif Trump menyebabkan kekhawatiran resesi; data penggajian AS siap dirilis Pengumuman terbaru Presiden Donald Trump tentang tarif yang luas telah berdampak signifikan pada harga minyak global, yang telah anjlok lebih dari 6%, menandai penurunan tertajam dalam tiga tahun. Tarif universal 10% untuk semua barang impor, ditambah dengan tarif khusus negara yang lebih tinggi—seperti pungutan 54% untuk impor Tiongkok—telah meningkatkan kekhawatiran akan resesi ekonomi global. Lingkungan seperti itu dapat mengurangi aktivitas industri dan mengurangi belanja konsumen, yang menyebabkan penurunan permintaan minyak.

Pengenaan tarif yang besar terhadap Tiongkok, konsumen dan importir utama minyak mentah, juga mengkhawatirkan.

Peran penting Tiongkok di pasar energi global berarti bahwa tarif ini dapat menyebabkan pengurangan substansial dalam impor minyaknya.

Lebih jauh, tarif ini telah memicu kekhawatiran tentang meningkatnya sengketa perdagangan dan tindakan pembalasan dari negara-negara yang terkena dampak. Ketegangan perdagangan seperti itu dapat mengganggu rantai pasokan global dan menghambat pertumbuhan ekonomi, yang selanjutnya melemahkan prospek permintaan minyak.

Ke depannya, investor menunggu laporan penggajian hari Jumat dan pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell untuk mendapatkan wawasan tentang kesehatan ekonomi AS dan arah kebijakan moneter.(Cay)

Sumber: Investing.com

Related News

OIL

Minyak Terus Naik karena Arus Rusia yang Lebih Rendah Mengim...

Minyak memperpanjang kenaikan terbesarnya dalam hampir empat minggu karena pasokan minyak mentah Rusia yang lebih ketat memba...

11 February 2025 14:35
OIL

Minyak Turun karena Dolar Melonjak Pasca Pemangkasan Suku Bu...

Minyak turun karena ekspektasi untuk lebih sedikit pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tahun depan mendorong dolar. ...

19 December 2024 07:12
OIL

Minyak Terus Turun karena Tanda-tanda Pengurangan Tarif Memi...

Minyak terdorong turun setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan pemerintahan Trump dapat mencabut beberapa ta...

5 March 2025 07:48
OIL

Minyak Terus Turun karena Tanda-tanda Pengurangan Tarif Memi...

Minyak terdorong turun setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan pemerintahan Trump dapat mencabut beberapa ta...

5 March 2025 06:46
BIAS23.com NM23 Ai