• Fri, Jul 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 July 2026 20:16  |

AS-Iran Lanjutkan Pembicaraan, Harga Minyak Bergerak Stabil

Harga minyak bergerak stabil setelah perundingan Amerika Serikat dan Iran, meskipun pertempuran terbaru sempat menekan gencatan senjata dan menghambat lalu lintas tanker melalui Selat Hormuz. Kondisi ini membuat pasar tetap berhati-hati terhadap risiko pasokan energi global.

Badan Energi Internasional memperingatkan bahwa kembali memanasnya konflik antara AS dan Iran dapat menggagalkan upaya membangun kembali persediaan minyak global yang menipis pada akhir tahun ini. Peringatan tersebut menambah kekhawatiran bahwa gangguan pasokan bisa bertahan lebih lama jika ketegangan terus meningkat.

Minyak Brent dipasarkan di atas US$76 per barel dan masih menuju kenaikan mingguan sekitar 6%, meskipun sempat terkoreksi pada hari Kamis. Sementara itu, West Texas Intermediate bergerak relatif stabil di sekitar US$72 per barel.

Pembicaraan teknis antara Washington dan Teheran dilaporkan masih berlanjut, menurut seorang pejabat AS. Namun, status gencatan senjata sebelumnya masih belum jelas setelah Presiden Donald Trump menyatakan kesepakatan telah berakhir dan pasukan AS menyerang sejumlah target di Iran selama dua hari.

Di sisi lain, arus energi kawasan Teluk menunjukkan tanda ketahanan. Uni Emirat Arab menaikkan produksi minyak mentah ke tingkat tertinggi sepanjang masa pada bulan lalu. Langkah ini menjadi bukti bahwa Abu Dhabi merespons gangguan akibat perang dengan lebih agresif dibandingkan sejumlah negara Teluk Persia lainnya.

Dari sisi jalan pasar, harga minyak masih berpotensi bergerak volatil selama lalu lintas tanker di Selat Hormuz belum pulih. Data pelacakan menunjukkan aktivitas kapal di Hormuz masih tipis pada hari Jumat setelah hampir berhenti pada hari Kamis. Perubahan struktur pasar Brent dari contango ke backwardation juga memberi sinyal bahwa pasar mulai melihat risiko pasokan yang lebih ketat, sehingga investor akan mencermati produksi dan alokasi penjualan dari produsen Teluk seperti Arab Saudi. (yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai