• Fri, Jul 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 July 2026 09:06  |

Minyak Melemah, Tapi Masih Cuan Mingguan

Harga minyak melemah tipis pada perdagangan awal Jumat (10/7), tetapi masih berada di jalur penguatan mingguan. Pergerakan ini terjadi ketika pasar terus mencermati ketegangan Amerika Serikat dan Iran yang masih saling melancarkan serangan, sehingga risiko gangguan pasokan energi dari Timur Tengah tetap menjadi perhatian utama.

Brent turun 6 sen atau 0,08% ke level US$76,24 per barel pada pukul 01.25 GMT. Sementara itu, West Texas Intermediate atau WTI melemah 4 sen atau 0,06% ke US$72,04 per barel. Meski terkoreksi tipis, Brent masih mengarah pada kenaikan sekitar 6% sepanjang pekan ini, sedangkan WTI berpotensi mencatat penguatan sekitar 5%.

Tekanan terhadap harga minyak muncul karena pasar mulai khawatir bahwa inflasi yang kembali meningkat dapat menekan permintaan energi. Jika inflasi makin tinggi, daya beli dan aktivitas ekonomi berisiko melambat, sehingga kebutuhan minyak juga bisa ikut melemah. Kekhawatiran ini membuat investor tidak sepenuhnya agresif membeli minyak meski risiko geopolitik masih besar.

Dari sisi konflik, pasukan Iran melancarkan serangan ke infrastruktur militer AS di negara-negara Teluk setelah Washington menyerang wilayah pesisir selatan dan provinsi timur Iran. Media Iran juga melaporkan beberapa ledakan di Iran selatan, termasuk di Bushehr, lokasi salah satu pembangkit nuklir negara tersebut. Situasi ini semakin menekan gencatan senjata yang baru berjalan sekitar tiga pekan.

Namun, pasar mendapat sedikit ketenangan karena pemerintahan Presiden Donald Trump sejauh ini menghindari serangan langsung ke infrastruktur energi Iran. Trump juga menyatakan tidak memperkirakan perang akan kembali menjadi konflik skala penuh. Meski begitu, pembukaan penuh Selat Hormuz masih tertunda, padahal jalur ini sebelumnya dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan gas global setiap hari. Karena itu, harga minyak masih berpotensi bergerak volatil selama risiko pasokan dari kawasan tersebut belum mereda.(asd)*

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai