• Fri, Jul 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

3 July 2026 19:36  |

Minyak Tertekan, Pembukaan Hormuz Redam Premi Risiko

Harga minyak bergerak stabil pada perdagangan Jumat dan hanya sedikit berubah sepanjang pekan ini. Pelaku pasar masih menjaga harapan bahwa upaya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran dapat berjalan, sehingga risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah mulai mereda.

Harga Brent turun 4 sen atau 0,06% ke level US$71,76 per barel pada pukul 11.32 GMT. Sementara itu, West Texas Intermediate atau WTI melemah 20 sen atau 0,29% ke posisi US$68,49 per barel. Sepanjang pekan ini, Brent turun 0,3%, sedangkan WTI melemah sekitar 1,1%.

Pada Kamis, kedua harga acuan minyak sempat menyentuh level terendah sejak sebelum perang AS-Israel terhadap Iran dimulai pada akhir Februari. Tekanan terhadap minyak muncul karena pasar berharap Selat Hormuz dapat dibuka kembali sepenuhnya, seiring berlanjutnya pembicaraan perdamaian AS-Iran.

Analis Citi menilai proses kesepakatan AS-Iran masih rapuh, tetapi tetap berjalan untuk saat ini. Isu tarif dan pengelolaan Selat Hormuz masih menjadi perdebatan. Namun, nota kesepahaman diperkirakan tetap berlaku karena kedua pihak dinilai belum memiliki dorongan kuat untuk membatalkannya.

Sebagian pengiriman minyak telah kembali berjalan melalui Selat Hormuz sesuai kesepakatan awal AS-Iran. Meski begitu, ketidakpastian masih tinggi setelah kedua negara saling melakukan serangan pada akhir pekan lalu, menyusul serangan Iran terhadap sebuah kapal kargo.

Dengan peluang pengiriman yang mulai pulih, produsen Teluk berupaya meningkatkan produksi. Produksi minyak Kuwait naik tajam menjadi 1,65 juta barel per hari pada Juni dari 580.000 barel per hari pada Mei. Selain itu, sedikitnya lima supertanker yang membawa total 10 juta barel minyak Saudi telah keluar dari Selat Hormuz, sementara Saudi Aramco beralih ke harga spot untuk mempercepat penjualan ke Asia.

Dari sisi market analis, pemulihan harga minyak yang berkelanjutan kemungkinan baru terjadi setelah pasokan yang tertahan di kapal tanker dan penyimpanan berhasil diserap pasar. Seiring meningkatnya ketersediaan pasokan, struktur pasar berubah dari backwardation menjadi contango, yang mencerminkan berkurangnya ekspektasi kekurangan pasokan di masa depan.(gn)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai