• Mon, Jun 22, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 June 2026 20:09  |

Minyak Turun, Pasar Cermati Kemajuan Damai AS-Iran

Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Senin (22/6/2026) setelah Iran menyatakan adanya kemajuan besar dalam pembicaraan damai dengan Amerika Serikat. Sentimen tersebut meningkatkan harapan pasar terhadap pemulihan aliran minyak dari Teluk Persia, terutama melalui Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan energi global. Brent turun ke bawah US$79 per barel, sementara West Texas Intermediate atau WTI bergerak mendekati US$75 per barel.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut diskusi di resor Swiss Bürgenstock selama akhir pekan menghasilkan kemajuan signifikan, termasuk upaya untuk meredakan konflik di Lebanon. Dari pihak Amerika Serikat, Wakil Presiden JD Vance mengatakan Iran telah menyetujui undangan bagi inspektur Badan Energi Atom Internasional atau IAEA. Perkembangan ini menjadi sinyal positif bagi pasar, meskipun proses diplomasi masih rapuh dan penuh tekanan politik.

Awalnya, negosiasi sempat berjalan sulit. Pada satu titik, Iran sempat menyatakan akan menangguhkan pembicaraan setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengancam tindakan militer terhadap Tehran atas dukungan Iran kepada kelompok proksi di Timur Tengah. Ancaman tersebut sempat membuat Brent melonjak pada awal perdagangan, sebelum akhirnya berbalik turun setelah pasar menilai pembicaraan tetap berjalan dan peluang kesepakatan belum tertutup.

Perhatian pasar kini tertuju pada Selat Hormuz. Meski Iran mengklaim telah menutup kembali jalur tersebut, data pengiriman menunjukkan aktivitas kapal tanker mulai meningkat. Jutaan barel minyak dilaporkan tetap mengalir melalui jalur air tersebut selama akhir pekan. Iran juga mulai meningkatkan pengiriman minyak secara terbuka melalui Hormuz, termasuk memangkas harga kargo yang ditawarkan kepada China sebagai pelanggan utama.

Analis menilai lalu lintas Hormuz akan menjadi indikator penting bagi kemajuan pasokan minyak fisik dan perkembangan diplomasi. Semakin lancar transit kapal tanker, semakin besar peluang pasar menilai pasokan dari kawasan Teluk Persia mulai pulih. Pusat Informasi Maritim Gabungan juga telah menurunkan tingkat ancaman keamanan maritim di Selat Hormuz dan Teluk Oman menjadi kategori sedang, yang ikut membantu meredakan kekhawatiran pasar.

Meski begitu, risiko belum sepenuhnya hilang. Perang di Timur Tengah sebelumnya telah menekan pasokan dari kawasan yang menyumbang sekitar sepertiga produksi minyak dunia. Walaupun harga minyak telah turun dalam beberapa pekan terakhir, levelnya masih lebih tinggi dibandingkan sebelum perang. Kesepakatan damai memang berpotensi membuka kembali aliran pasokan dalam jumlah besar, tetapi pemulihan penuh masih bisa memakan waktu karena faktor keamanan, asuransi kapal, dan kesiapan pembeli untuk kembali masuk ke wilayah tersebut.

Di sisi pasokan, produsen Teluk Persia mulai bersiap meningkatkan produksi. Kuwait disebut membatalkan pemberitahuan force majeure sebelumnya, sementara Abu Dhabi National Oil Co. atau ADNOC meminta pelanggan melanjutkan pengiriman pasokan dari dalam Teluk Persia. Namun, sejumlah analis masih memperingatkan bahwa pasar mungkin terlalu optimistis terhadap kelancaran aliran minyak dari Timur Tengah. Selama keamanan kawasan belum benar-benar stabil, harga minyak masih berpotensi bergerak volatil meski sentimen jangka pendek cenderung menekan Brent dan WTI.(gn)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai